Thank you!

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown ...

Minimal Design

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown ...

Download high quality wordpress themes at top-wordpress.net

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown ...

Easy to use theme admin panel

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown ...

Nothing gonna change my love for you

Mungkin judul diatas sudah tidak asing lagi di telinga anda, sebuah lagu dan merupakan salah satu greatest song di zamannya dan saya tau lagu ini di masa sekarang saat kuliah(sekarang saya masih kuliah) kampungan ya? sudah berapa tahun ya tuh lagu sampai sekarang masih saja enak untuk didengar pada awalnya untuk sekedar pernah liat dan baca kata-kata dari catatan di handphone temen, yah temen saya cewek (menunggu kedatangan seseorang yang pergi jauh untuk studi) mungkin dengan memilih dan menempatkan judul seperti itu dia akan ingat bahwa dia sedang menunggu seseorang. Selain dari catatan temen dan yang paling berpengaruh yang membuat penasaran itu pada saat lagu ini di play di dalam kelas semua temen pada nyanyi meskipun menyanyi dengan sedikit mengeluarkan suara terus apa yang dilakukan gw,Ada yang tau? Gw sendiri planga plongo dengerin sambil menelaarah cieee menelaah bahasa lu….lirik demi lirik dari lagu itu enak juga lagunya pas disitu ada dosen gw, tiba-tiba tanpa di beri komando mulut gw bertanya ma temen2 gw ini lagunya sapa si? Eh si dosen yang ga disuruh jawab nyeletuk gini kemana aja? Iyaaaah berasa kepala gw di tumbuk ma gada hahaha meski gw jelasin gw darimana, gw dari hutan… salah seorang temen gw jawab judulnya Nothing gonna change my love for you, penyanyinya sapa? George George apa gitu lupa nama panjangnya, gitu kata temen gw,bubar kelas langsung dah ke tempat kerja timbros? Gw langsung cari tau taraaaaa alhirnya tau juga penyanyinya George benson dan dapetin lagunya sekain bagi pengalamannya ada beberapa cerita lagi yang pengen gw tulis disini tar lagi ya…

Sejarah Perkembangan Uang

Pengertian Uang
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima saecara umum. Alat tukar itu berupa benda apa saja yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa.
Sedangkan uang dalam ilmu ekonomi modern, didefinisikan beberapa ahli sebagai berikut:
1. AC Pigou; dalam bukunya The Veil of Money, yang dimaksud uang adalah alat tukar.
2. DH Robertson; dalam bukunya Money, ia mengatakan bahwa uang adalah sesuatu yang bisa diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barang-barang.
3. RG Thomas; dalam bukunya Our Modern Banking, menjelaskan uang adalah sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran utang.

Peran Uang dalam Perekonomian
Semua aspek kehidupan manusia dalam peradaban modern saat ini tidak terlepas dan ditopang sepenuhnya oleh uang. Tidak ada satupun peradaban di dunia ini yang tidak mengenal dan menggunakan uang. Kalaupun ada, maka perekonomian dalam peradaban tersebut pasti stagnan dan tidak berkembang.
Peran uang dalam perekonomian dapat diibaratkan darah yang mengalir dalam tubuh manusia. Tanpa darah, manusia seakan-akan hendak mati. Kekurangan uang bagaikan kekurangan darah yang mengakibatkan gairah hidup menurun dan lemah, yang pada akhirnya manusia menjadi sakit-sakitan.
Abraham H. Maslow dalam teori Motivasinya mengatakan bahwa kebutuhan manusia yang paling mendasar adalah kebutuhan fisik. Kebutuhan fisik manusia tidak lain adalah berupa barang dan jasa. Untuk memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa tersebut, cara yang paling mudah adalah dengan memiliki sesuatu yang disebut UANG. Karena uang adalah sesuatu benda yang diterima dan digunakan secara umum sebagai alat untuk memudahkan proses transaksi dalam memenuhi kebutuhan manusia berupa barang dan jasa. Sehingga secara tidak langsung juga dapat dikatakan bahwa kebutuhan yang paling “mendasar” dalam perekonomian dan kehidupan sosialnya adalah uang.
Uang yang semula dimaksudkan berfungsi sebagai alat tukar dan standar satuan nilai ternyata juga berdampak terhadap fokus budaya manusia ketika uang diaplikasikan sebagai properti yang menentukan martabat seseorang di tengah masyarakat. Dalam sejarahnya, peranan dan fungsi uang telah berkembang secara pesat, tanpa mengenal batas, ras, bangsa dan negara sehingga uang telah ikut memberikan andil yang penting dalam proses perkembangan peradaban manusia secara global. Aphra Behn, seorang dramawan abad ke-17 menulis dalam bukunya The Rover (1677) “Uang berbicara dalam bahasa yang dimengerti semua bangsa”.
Uang memang benda mati. Namun ternyata ia bisa mengendalikan hidup manusia. Ini bisa terjadi jika manusia lupa akan fungsi dan peran uang yang sesungguhnya. Dengan uang – yang notabene adalah benda mati – napas hidup perekonomian suatu negara dapat terlihat. Dengan uang manusia bisa membeli rasa “aman:, bersosialisasi, dihargai dan dihormati. Dengan uang manusia dapat mengaktualisasikan dirinya.

Sejarah Perkembangan Uang
1. Tahap sebelum barter
Pada tahap ini masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannya dengan usaha sendiri. Apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.
2. Tahap barter
Tahap selanjutnya menghadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri mereka mencari dari orang yang mau menukarkan barang yang dimilikinya dengan barang lain yang dibutuhkannya. Akibatnya barter, yaitu barang ditukar dengan barang.
Namun akhirnya dirasakan ada kesulitan-kesulitan dengan sistem ini, di antaranya:
- Kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya.
- Kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya.
Untuk mengatasinya mulai timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar.
3. Tahap uang barang
Pada masa ini timbul benda-benda yang selalu dipakai dalam pertukaran. Kesulitan yang dialami oleh manusia dalam barter adalah kesulitan mempertemukan orang-orang yang saling membutuhkan dalam waktu bersamaan. Kesulitan itu telah mendorong manusia untuk menciptakan kemudahan dalam hal pertukaran, dengan menetapkan benda-benda tertentu sebagai alat tukar.
Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generaly accepted). Benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari. Misalnya, garam oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar, maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang. Orang Inggris menyebut upah sebagai salary, yang berasal dari bahasa Latin Salarium yang berarti garam. Orang Romawi membayar upah dengan salarium (garam).
Penduduk asli Bandiagara di pedalaman benua Afrika mempertukarkan hasil pertaniannya, dari sebakul tomat dengan sejumlah kebutuhan harian, susu, gandum dan sejenisnya. Transaksi yang awalnya dilakukan dengan barter ini kemudian berkembang dengan menggunakan alat tukar yang terbuat dari hasil bumi seperti coklat dan sejenisnya (uang komoditi)
Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan pertukaran tetap ada diantaranya:
- Nilai yang dipertukarkan belum mempunyai pecahan.
- Banyak jenis uang barang yang beredar dan hanya berlaku di masing-masing daerah.
- Sulit untuk penyimpanan (storage) dan pengangkutan (transportation).
- Mudah hancur atau tidak tahan lama.
4. Tahap uang logam
Tahap selanjutnya adalah tahap uang logam. Logam dipilih sebagai bahan uang karena:
- digemari umum
- tahan lama dan tidak mudah rusak
- memiliki nilai tinggi
- mudah dipindah-pindahkan
- mudah dipecah-pecah dengan tidak mengurangi nilainya
Bahan yang memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang yang terbuat dari emas dan perak disebut uang logam. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai Uang Penuh (full bodied money), artinya nilai intrinsik (nilai bahan uang) sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat itu, setiap orang menempa uang, melebur, dan memakainya dan setiap orang mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.
Penggunaan emas dan perak sebagai bahan uang dalam bentuk koin diciptakan oleh Croesus di Yunani sekitar 560-546 SM. Bersamaan dengan itu, medium uang yang berfungsi sebagai instrumen alat bayar mulai dikembangkan, dibuat dari berbagai benda padat lainnya seperti tembikar, keramik atau perunggu.
Sejalan dengan perkembangan perekonomian, maka perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam juga berkembang. Sedangkan jumlah logam mulia terbatas. Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar (sulit dalam hal penyimpanan dan pengangkutan). Sehingga terciptalah uang kertas.
5. Tahap uang kertas
Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti kepemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pande emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya.
Selanjutnya masyarakat tidak lagi menggunakan emas – secara langsung – sebagai alat pertukaran. Sebagai gantinya mereka menjadikan kertas bukti tersebut sebagai alat tukar.
Desa Jachymod di Ceko, Eropa Timur, dianggap sebagai wilayah pertama yang menggunakan mata uang yang diberi nama dollar, yang merupakan mata uang yang paling populer di abad modern.. Mulanya disebut Taler, kemudian orang Italia mengejanya Tallero, lidah Belanda menuturkan daler, Hawai dala, dalam dialek Inggris diungkapkan sebagai dollar. Embrio dollar dibuat dari bahan baku perak dan emas dalam bentuk koin.
Pada mulanya, taler sendiri adalah sebutan mata uang yang berkembang di daratan benua Eropa sejak abad ke-16 yang jenisnya lebih dari 1500. namun dalam peradaban modern, masing-masing bangsa atau negara menciptakan sebutan tersendiri bagi mata uangnya untuk menunjukkan statusnya yang independen.
Dalam sejarah pemakaian kertas sebagai bahan pembuat uang, Cina dianggap sebagai bangsa yang pertama menemukannya, yaitu sekitar abad pertama Masehi, pada masa Dinasti T’ang. Benjamin Franklin (AS) ditetapkan sebagai Bapak Uang Kertas karena ia yang pertama kali mencetak dollar dari bahan kertas, yang semula digunakan untuk membiayai perang kemerdekaan Amerika Serikat. Sebagai penghormatan pemerintah terhadap Benjamin Franklin, potretnya diabadikan di lembaran mata uang dollar pecahan terbesar yaitu USD 100.
Dalam perjalanannya penggunaan uang kertas berkembang menjadi atribut dan simbol sebuah negara. Namun sebagai garansi dari negara yang bertanggung jawab atas peredarannya, maka jumlah uang kertas yang diterbitkan selalu dikaitkan dengan jumlah cadangan emas yang dimiliki oleh negara yang bersangkutan. sekitar tahun 1976, ketergantungan pencetakan uang kertas sudah tidak lagi dihubungkan dengan cadangan emas, tetapi dibiarkan bergulir dan terjun ke pasar besar menghadapi hukum penawaran dan permintaan sebagaimana yang tumbuh dalam hukum ekonomi.

Fungsi Uang
1. Fungsi Asli
- Sebagai alat tukar (medium of change)
Dengan uang orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.
- Sebagai satuan hitung (unit of account)
Uang dipakai untuk menunjukkan nilai berbagai macam barang dan jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa. Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.
- Sebagai penyimpan nilai (store of value)
Dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.

2. Fungsi Turunan
- Sebagai alat pembayaran
- Untuk menentukan harga
- Sebagai alat pembayaran hutang
- Sebagai alat penimbun kekayaan
- Sebagai alat pemindahan kekayaan (modal)
- Sebagai alat untuk meningkatkan status sosial

Syarat-syarat Uang
1. Diterima secara umum (acceptability)
2. Memiliki nilai yang cenderung stabil (stability of value)
3. Ringan dan mudah dibawa (portability)
4. Tahan lama (durability)
5. Kualitasnya cenderung sama (uniformity)
6. Jumlahnya terbatas dan tidak mudah dipalsukan (scarcity)
7. Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility)

Jenis uang berdasarkan tingkat likuiditasnya terbagi atas:
- M1 adalah uang kertas dan logam ditambah simpanan dalam bentuk rekening koran (demand deposit).
- M2 adalah M1 + tabungan + deposito berjangka (time deposit) pada bank-bank umum.
- M3 adalah M2 + tabungan + deposito berjangka pada lembaga-lembaga tabungan nonbank.

Klasifikasi Uang
1. Full bodied money
Nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal = nilai instrinsik. Jika uang tersebut terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.
2. Representative full bodied money
Uang ini terbuat dari kertas, dengan demikian nilainya sebagai barang tidak ada (nol). Uang jenis ini hanya mewakili (represent) dari sejumlah barang/logam di mana nilai logam sebagai barang sama dengan nilainya sebagai uang. Misal: surat emas (gold certificate) yang beredar di AS sebelum ditarik pada tahun 1933.
3. Credit money
Jenis uang dimana nilainya sebagai uang lebih besar daripada nilai sebagai barang. Dalam keadaan tertentu nilai sebagai barang tidak penting, seperti uang kertas. Untuk memelihara nilai sebagai barang lebih rendah daripada nilai sebagai uang maka pemerintah membatasi pencetakan uang.

sumber : disini

Apa dan Bagaimana Menulis Esai

Normal 0 <-->Secara lughawi atau bahasa (Inggris), esai (essay) artinya (1) karangan, esei (sastra) dan (2) skripsi. Sebagai kata kerja (verb), essay artinya mencoba, berusaha. We essayed a crossing of the river without success; Kami mencoba menyeberangi sungai itu tanpa hasil.

Dalam konteks akademis, esai diartikan sebagai komposisi prosa singkat yang mengekspresikan opini penulis tentang subjek tertentu. Struktur tulisan atau sistematika penulisannya dibagi menjadi tiga bagian: pendahuluan (berisi latar belakang informasi yang mengidentifikasi), subjek bahasan dan pengantar tentang subjek), tubuh atau isi/pembahasan (menyajikan seluruh informasi tentang subjek), dan penutup berupa kesimpulan (konklusi yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh esai, atau menambahkan beberapa observasi tentang subjek).

Bentuk esai dalam konteks akademis itu dikenal sebagai “esai formal” yang sering dipergunakan para pelajar, mahasiswa, dan peneliti untuk mengerjakan tugas-tugasnya. Esai formal sifatnya “serius”, berbobot, logis, dan lebih panjang.

Kata “essay” berasal dari bahasa Prancis, essai, artinya mencoba atau berusaha (a try or attempt). Esai adalah sebuah upaya mengkomunikasikan informasi, opini, atau perasaan, dan biasanya menyajikan argumen tentang sebuah topik (infoplease.com). Definisinya, esai adalah tulisan pendek yang biasanya berisi pandangan penulis tentang subjek tertentu.

Dalam konteks jurnalistik, esai adalah tulisan yang berisi tinjauan atau bahasan suatu topik yang sama sekali mungkin tidak ada hubungan dengan berita atau peristiwa. Di dunia sastra atau seni, esai adalah karya sastra berupa tulisan pendek berisi tinjauan subjektif penulisnya atas suatu masalah di bidang kesusastraan dan kesenian. Dengan kalimat lain, esai adalah tulisan berisi ulasan tentang sebuah karya sastra dan seni.

Jenis-Jenis Esai

Sedikitnya ada tiga jenis esai, yakni yang bersifat narastif, deskriptif, dan persuasif.

1. Esai Naratif (Narrative Essays) menceritakan sebuah kisah atau cerita, misalnya tentang pengalaman atau peristiwa masa lalu, kejadian atau peristiwa yang baru saja terjadi/sedang terjadi, bisa juga tentang sesuatu yang terjadi kepada orang lain. Esai Naratif menggambarkan suatu ide dengan cara bertutur. Kejadian yang diceritakan biasanya disajikan sesuai urutan waktu (kronologis).

2. Esai Deskriptif (Descriptive Essays) menggambarkan orang, tempat, atau sesuatu sejelas dan sedetil mungkin sehingga pembaca dengan mudah membentuk “gambar mental” (mental picture) tentang apa yang ditulis. Esai deskriptif biasanya bertujuan menciptakan kesan tentang seseorang, tempat, atau benda.

3. Esai Persuasif (Persuasive Essay) meyakinkan pembaca untuk menyetujui sudut pandang penulis tentang sesuatu atau menerima rekomendasi penulisnya untuk melakukan sesuatu. Ringkasnya, esai jenis ketiga ini berisi ajakan atau seruan. Esai ini berusaha mengubah perilaku pembaca atau memotivasi pembaca untuk ikut serta dalam suatu aksi/tindakan (call for action). Esai ini dapat menyatakan suatu emosi atau tampak emosional.

Tulisan esai sangat cocok untuk posting di blog. Karenanya, isilah blog Anda dengan esai. Berupayalah mengubah dunia dengan kata-kata. Change the world with words! Hihi… gaya pisan, lebay…. kitu? Ok, Good Luck! Wasalam. (www.romeltea.com)

5 Hukum Komunikasi Yang Efektif

5 Hukum Komunikasi Yang Efektif (The 5 Inevitable Laws of Efffective Communication) yang kami kembangkan dan rangkum dalam satu kata yang mencerminkan esensi dari komunikasi itu sendiri yaitu REACH, yang berarti merengkuh atau meraih. Karena sesungguhnya komunikasi itu pada dasarnya adalah upaya bagaimana kita meraih perhatian, cinta kasih, minat, kepedulian, simpati, tanggapan, maupun respon positif dari orang lain.



Hukum # 1: Respect
Hukum pertama dalam mengembangkan komunikasi yang efektif adalah sikap menghargai setiap individu yang menjadi sasaran pesan yang kita sampaikan. Rasa hormat dan saling menghargai merupakan hukum yang pertama dalam kita berkomunikasi dengan orang lain. Ingatlah bahwa pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting. Jika kita bahkan harus mengkritik atau memarahi seseorang, lakukan dengan penuh respek terhadap harga diri dan kebanggaaan seseorang. Jika kita membangun komunikasi dengan rasa dan sikap saling menghargai dan menghormati, maka kita dapat membangun kerjasama yang menghasilkan sinergi yang akan meningkatkan efektifitas kinerja kita baik sebagai individu maupun secara keseluruhan sebagai sebuah tim.
Bahkan menurut mahaguru komunikasi Dale Carnegie dalam bukunya How to Win Friends and Influence People, rahasia terbesar yang merupakan salah satu prinsip dasar dalam berurusan dengan manusia adalah dengan memberikan penghargaan yang jujur dan tulus. Seorang ahli psikologi yang sangat terkenal William James juga mengatakan bahwa "Prinsip paling dalam pada sifat dasar manusia adalah kebutuhan untuk dihargai." Dia mengatakan ini sebagai suatu kebutuhan (bukan harapan ataupun keinginan yang bisa ditunda atau tidak harus dipenuhi), yang harus dipenuhi. Ini adalah suatu rasa lapar manusia yang tak terperikan dan tak tergoyahkan. Lebih jauh Carnegie mengatakan bahwa setiap individu yang dapat memuaskan kelaparan hati ini akan menggenggam orang dalam telapak tangannya.
Charles Schwabb, salah satu orang pertama dalam sejarah perusahaan Amerika yang mendapat gaji lebih dari satu juta dolar setahun, mengatakan bahwa aset paling besar yang dia miliki adalah kemampuannya dalam membangkitkan antusiasme pada orang lain. Dan cara untuk membangkitkan antusiasme dan mendorong orang lain melakukan hal-hal terbaik adalah dengan memberi penghargaan yang tulus. Hal ini pula yang menjadi satu dari tiga rahasia manajer satu menit dalam buku Ken Blanchard dan Spencer Johnson, The One Minute Manager.

Hukum # 2: Empathy
Empati adalah kemampuan kita untuk menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain. Salah satu prasyarat utama dalam memiliki sikap empati adalah kemampuan kita untuk mendengarkan atau mengerti terlebih dulu sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain.
Secara khusus Covey menaruh kemampuan untuk mendengarkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif, yaitu kebiasaan untuk mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti (Seek First to Understand -understand then be understood to build the skills of empathetic listening that inspires openness and trust). Inilah yang disebutnya dengan Komunikasi Empatik. Dengan memahami dan mendengar orang lain terlebih dahulu, kita dapat membangun keterbukaan dan kepercayaan yang kita perlukan dalam membangun kerjasama atau sinergi dengan orang lain.
Rasa empati akan memampukan kita untuk dapat menyampaikan pesan (message) dengan cara dan sikap yang akan memudahkan penerima pesan (receiver) menerimanya. Oleh karena itu dalam ilmu pemasaran (marketing) memahami perilaku konsumen (consumer's behavior) merupakan keharusan. Dengan memahami perilaku konsumen, maka kita dapat empati dengan apa yang menjadi kebutuhan, keinginan, minat, harapan dan kesenangan dari konsumen. Demikian halnya dengan bentuk komunikasi lainnya, misalnya komunikasi dalam membangun kerjasama tim. Kita perlu saling memahami dan mengerti keberadaan orang lain dalam tim kita. Rasa empati akan menimbulkan respek atau penghargaan, dan rasa respek akan membangun kepercayaan yang merupakan unsur utama dalam membangun teamwork.
Jadi sebelum kita membangun komunikasi atau mengirimkan pesan, kita perlu mengerti dan memahami dengan empati calon penerima pesan kita. Sehingga nantinya pesan kita akan dapat tersampaikan tanpa ada halangan psikologis atau penolakan dari penerima.
Empati bisa juga berarti kemampuan untuk mendengar dan bersikap perseptif atau siap menerima masukan ataupun umpan balik apapun dengan sikap yang positif. Banyak sekali dari kita yang tidak mau mendengarkan saran, masukan apalagi kritik dari orang lain. Padahal esensi dari komunikasi adalah aliran dua arah. Komunikasi satu arah tidak akan efektif manakala tidak ada umpan balik (feedback) yang merupakan arus balik dari penerima pesan. Oleh karena itu dalam kegiatan komunikasi pemasaran above the lines (mass media advertising) diperlukan kemampuan untuk mendengar dan menangkap umpan balik dari audiensi atau penerima pesan.

Hukum # 3: Audible
Makna dari audible antara lain: dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Jika empati berarti kita harus mendengar terlebih dahulu ataupun mampu menerima umpan balik dengan baik, maka audible berarti pesan yang kita sampaikan dapat diterima oleh penerima pesan. Hukum ini mengatakan bahwa pesan harus disampaikan melalui media atau delivery channel sedemikian hingga dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan. Hukum ini mengacu pada kemampuan kita untuk menggunakan berbagai media maupun perlengkapan atau alat bantu audio visual yang akan membantu kita agar pesan yang kita sampaikan dapat diterima dengan baik. Dalam komunikasi personal hal ini berarti bahwa pesan disampaikan dengan cara atau sikap yang dapat diterima oleh penerima pesan.

Hukum # 4: Clarity
Selain bahwa pesan harus dapat dimengerti dengan baik, maka hukum keempat yang terkait dengan itu adalah kejelasan dari pesan itu sendiri sehingga tidak menimbulkan multi interpretasi atau berbagai penafsiran yang berlainan. Ketika saya bekerja di Sekretariat Negara, hal ini merupakan hukum yang paling utama dalam menyiapkan korespondensi tingkat tinggi.
Karena kesalahan penafsiran atau pesan yang dapat menimbulkan berbagai penafsiran akan menimbulkan dampak yang tidak sederhana.
Clarity dapat pula berarti keterbukaan dan transparansi. Dalam berkomunikasi kita perlu mengembangkan sikap terbuka (tidak ada yang ditutupi atau disembunyikan), sehingga dapat menimbulkan rasa percaya (trust) dari penerima pesan atau anggota tim kita. Karena tanpa keterbukaan akan timbul sikap saling curiga dan pada gilirannya akan menurunkan semangat dan antusiasme kelompok atau tim kita.

Hukum # 5: Humble
Hukum kelima dalam membangun komunikasi yang efektif adalah sikap rendah hati. Sikap ini merupakan unsur yang terkait dengan hukum pertama untuk membangun rasa menghargai orang lain, biasanya didasari oleh sikap rendah
hati yang kita miliki. Dalam edisi Mandiri 32 Sikap Rendah Hati pernah kita bahas, yang pada intinya antara lain: sikap yang penuh melayani (dalam bahasa pemasaran Customer First Attitude), sikap menghargai, mau mendengar
dan menerima kritik, tidak sombong dan memandang rendah orang lain, berani mengakui kesalahan, rela memaafkan, lemah lembut dan penuh pengendalian diri, serta mengutamakan kepentingan yang lebih besar.

Jika komunikasi yang kita bangun didasarkan pada lima hukum pokok komunikasi yang efektif ini, maka kita dapat menjadi seorang komunikator yang handal dan pada gilirannya dapat membangun jaringan hubungan dengan orang lain yang penuh dengan penghargaan (respect), karena inilah yang dapat membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dan saling menguatkan.
Sumber: Internet

Website Referensi, Bacaan, dan Tutorial Untuk Web Developer dan Web Designer

Setiap pagi saya memulai hari saya dengan segelas kopi dan Google Reader. Google Reader ini adalah aplikasi untuk aggregator RSS dari website yang telah kita pilih sebelumnya. Website dan blog yang saya aggregate untuk dibaca sehari-hari kebanyakan berisi informasi seputar teknologi dan web. Selain untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi dan web, bacaan ini juga menjadi sumber update skill mengenai web development. Melalui blog dan website yang saya baca saya dapat mempelajari beragam teknik pengembangan web dan trend pengembangan yang sedang naik daun.
Berikut adalah beberapa website yang saya aggregate di Google Reader saya yang dapat anda jadikan referensi, bacaan, dan tutorial untuk mengembangkan skill web development anda:


  1. Smashing Magazine, salah satu blog favorit saya karena selalu mengumpulkan link-link menarik dan terbaik yang berisi referensi, teknik, dan beragam informasi lainnya yang sangat berguna untuk web development. Salah satu yang banyak dicari adalah theme gratis Wordpress, Icon gratis, referensi design web yang menarik, font, tutorial, dan kumpulan informasi lainnya yang sangat berguna untuk mengembangkan skill anda.
  2. Sitepoint, website yang banyak berisi artikel, tutorial, dan referensi buku yang sangat menarik dan berguna untuk pengembangan skill web development.
  3. Webappers, website yang banyak memberikan informasi yang menarik untuk para web developer dan web designer misalnya icon gratis, library baru, website menarik, dan beragam informasi seputar dunia web.
  4. Nettuts, berisikan tutorial web design dan web development. Juga ada beberapa hasil wawancara terhadap para praktisi dunia web yang pengalamannya dapat berguna untuk para praktisi web. Selain itu Nettuts juga memberi informasi resource untuk praktisi web seperti theme, buku wajib, dan lain-lain
  5. WebMongkey, membagi kontennya menjadi 3 kategori yaitu tutorial, artikel, dan kode program. Sangat berguna untuk membantu meningkatkan pengetahuan anda di dunia web development.
  6. ReadWriteWeb, blog yang selalu memberikan update informasi mengenai dunia web. Saya biasanya melihat review aplikasi web terbaru di blog ini. Dengan demikian kita dapat mengikuti trend aplikasi web di internet.
  7. Ajaxian, blog yang sangat sering diupdate seputar web programming. Bisa dibilang web ini merangkum informasi yang ada di internet.
  8. TechCrunch, blog yang memberikan informasi mengenai bisnis di internet. Di blog ini kita bisa menemukan informasi perusahaan-perusahaan yang ada di internet dan perkembangannya.
  9. Mashable, blog yang selalu memberikan update berita dan informasi dunia internet meliputi internet, aplikasi web, programming, online marketing, dan bisnis.
Tentu masih banyak resource lainnya, tapi list diatas bisa menjadi langkah awal sumber informasi untuk anda para web maniak. Kalau ada yang ingin menambahkan silakan komentar disini ya. Terima kasih.

ABCD untuk Kata Pembuka

ABCD untuk Kata Pembuka
Maynard Leigh & Associates

Suatu sesi bicara sangat ditentukan oleh pembukaan. Ini ibarat pesawat yang akan take-off. Jika mulus, besar kemungkinan akan mulus seterusnya.
Itu sebabnya, konsep dasar dalam public speaking adalah:
- Dapatkan perhatian kemudian
- Pertahankan itu sampai selesai.

Berikut adalah gaya pembukaan dengan pendekatan ABCD dari Maynard Leigh & Associates.



- A -
Attention. Dapatkan ketertarikan audience sesegera mungkin.
- B -
Benefit. Berikan jawaban atas pertanyaan "What's in it for me?"
- C -
Credentials. Buat audience mengerti mengapa Anda yang harus berdiri dan berbicara.
- D -
Direction. Berikan "peta perjalanan".

Beberapa hal yang mungkin dapat menarik perhatian audience:
- Statistik yang membuat audience terkesima
- Kutipan kata-kata orang terkenal
- Sebuah aksi fisik
- Sebuah analogi
- Alat peraga, alat bantu visual, kartun, komik, gambar
- Anekdot atau humor
- Sebuah pertanyaan
- Sikap diam beberapa saat
- Ekstraksi dari berita koran
- Sebuah contoh
- Kisah pribadi
- Kesaksian ahli
- Sulap
- Lagu
- Video singkat
- Slide
- Sesuatu yang tak terduga
- Meminta audience melakukan sesuatu
- Sajak atau puisi
- Suara yang aneh
- Sebuah janji
- Sebuah permintaan
- Sebuah ancaman
- Sekarang, pikirkanlah 10 kemungkinan tambahan!

Dicopy dari: milis-bicara.blogspot.com

9 Penyebab Ketakutan Berbicara di Depan Umum

9 Penyebab Ketakutan Berbicara di Depan Umum

Hampir kebanyakan orang yang pernah merasakan berbicara didepan umum, pasti pernah mengalami ketakutan. Keringat dingin, gelisah, selalu merasa ingin ke toilet adalah sebagian refleksi dari rasa ketakutan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ada 9 penyebab ketakutan yang
signifikan ketika berbicara di depan umum :
  1. Takut akan gagal, ingin selalu sukses dan takut gagal malah kadangkala membuat ketakutan itu semakin besar.
  2.  Tidak ada rasa percaya diri, merasa diri tidak mampu untuk melakukan hal tersebut.
  3. Traumatis, memiliki rasa takut dan merasa sendirian ketika berdiri di panggung dan semua mata melihat padanya.
  4.  Takut dinilai/dihakimi, hal ini terjadi karena adanya perasaan takut ketika banyak orang membicarakan dirinya atau pendapatnya.
  5. Terlalu perfeksionis, perfeksionis baik, tetapi terlalu perfeksionis dan berharap terlalu banyak pada dirinya sendiri malah membuat efek negatif.
  6. Takut akan orang banyak, merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri ketika berbicara di depan puluhan, ratusan atau ribuan orang.
  7. Kurangnya persiapan, persiapan yang minim membuat rasa takut untuk berbicara di depan umum ini semakin menjadi-jadi.
  8. Stress, menghindari stress ketika berbicara di depan umum.
  9. Blank, takut tidak tahu apa yang harus dilakukan, apa yang harus dibicarakan ketika berbicara didepan umum.
Semua penyebab ketakutan diatas harus diatasi, pahamilah bahwa semua orang mengalaminya bahkan pembicara hebatpun pasti pernah mengalaminya.
So, kenali dan taklukan penyebab rasa takutmu.


Dicopy dari:
IBSC TV Presenter

Perbedaan antara Sub Domain, Parked Domain, dan Add-on Domain

Terjemahan bebas dari sini dan mengambil dari sini dengan sedikit perubahan pada isinya.
Apa bedanya antara Sub-domain, Parked Domain dan Add-on Domain?
Dahulu saya sering bertanya-tanya tentang ketiga perbedaan tersebut. Akhirnya saya mendapatkan jawabannya. Inilah jawabannya.

Sub Domain
  • Misalkan situs anda adalah situsku.com.
  • Anda menginstall forum dan menaruhnya di direktori yang diakses melalui situsku.com/forum/.
  • Anda bisa mengarahkan direktori forum ke sub-domain dengan cara menambahkan sub-domain pada Control Panel hosting anda.
  • Sekarang anda bisa mengakses forum melalui situsku.com/forum atau forum.situsku.com.
  • Fitur sub-domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda, ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. :)
Parked Domain
  • Anda punya dua domain yaitu situsku.com dan situsku-lain.com.
  • situsku.com adalah domain situs anda saat ini dan anda ingin menambahkan situsku-lain.com.
  • Anda ingin agar kedua link tersebut mengarah pada satu lokasi yang sama. Dengan kata lain, ketika mengetik www.situsku.com atau www.situsku-lain.com anda mendapatkan halaman yang sama pada website anda.
  • Untuk mendapatkan parked domain anda harus membeli dua domain.
  • Anda bisa mengatur account e-mail melalui cPanel hosting anda.
  • Fitur parked domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda. Ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. :)
Add-on Domain
  • Anda punya dua domain yaitu situsku.com dan situsku-lain.com.
  • Anda ingin dua domain tersebut terpisah atau berdiri sendiri pada hosting yang sama.
  • Add-on domain adalah domain yang diarahkan ke sub-direktori sebuah situs/domain
  • misal www.situsku.com adalah domain utama situs anda, anda lalu mengatur agar www.situsku-lain.com menampilkan isi dari www.situsku.com/folder/
  • Saat membuka www.situsku-lain.com/index.htm dari internet, pengunjung tidak mengetahui bahwa yang dibuka itu adalah www.situsku.com/folder/index.htm
  • Add-on domain berbagi pakai semua hal, termasuk kapasitas, bandwidth dan cPanel.
  • Untuk add-on domain, anda hanya punya satu cPanel.
  • Untuk mendapatkan add-on domain, anda harus membeli dua domain.
  • Untuk mengatur FTP dan account email situsku-lain.com bisa dilakukan dengan cPanel situsku.com
  • Fitur add-on domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda. Ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. :)
Cara membuat Parked Domain dan Add-on domain
  1. Register domain. Cari domain yang bisa memanage NameServer, bisa di register.net.id yang murah dengan SLD .web.id atau kalau mau cari TLD .com/.net/.org/.info/.biz/.us/.name dengan harga yang murah silakan daftar di idwebspace
  2. Ubah NameServer ke hosting anda. Untuk mengetahui NameServer bisa ditanyakan ke admin hosting anda. Biasanya ada 2, ns1 dan ns2, bisa juga lebih.
  3. Tambahkan domain anda tadi melalui cPanel hosting anda, cukup sekali saja antara add-on domain atau parked domain.
Cara membuat Sub Domain
Dari Cpanel tinggal klik tombol sub-domain lalu isikan sub-domain apa yang anda kehendaki.
Iklan
Untuk mendapatkan fitur sub-domain, Parked Domain dan Add-on Domain biasanya hanya didapat dengan paket hosting yang mahal. Tapi saya mendapatkan di idwebspace dengan harga yang cukup murah dengan space yang lega serta bandwidth yang lebar.
fdfdfd

Website Referensi, Bacaan, dan Tutorial Untuk Web Developer dan Web Designer

Setiap pagi saya memulai hari saya dengan segelas kopi dan Google Reader. Google Reader ini adalah aplikasi untuk aggregator RSS dari website yang telah kita pilih sebelumnya. Website dan blog yang saya aggregate untuk dibaca sehari-hari kebanyakan berisi informasi seputar teknologi dan web. Selain untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi dan web, bacaan ini juga menjadi sumber update skill mengenai web development. Melalui blog dan website yang saya baca saya dapat mempelajari beragam teknik pengembangan web dan trend pengembangan yang sedang naik daun.
Berikut adalah beberapa website yang saya aggregate di Google Reader saya yang dapat anda jadikan referensi, bacaan, dan tutorial untuk mengembangkan skill web development anda:
  1. Smashing Magazine, salah satu blog favorit saya karena selalu mengumpulkan link-link menarik dan terbaik yang berisi referensi, teknik, dan beragam informasi lainnya yang sangat berguna untuk web development. Salah satu yang banyak dicari adalah theme gratis Wordpress, Icon gratis, referensi design web yang menarik, font, tutorial, dan kumpulan informasi lainnya yang sangat berguna untuk mengembangkan skill anda.
  2. Sitepoint, website yang banyak berisi artikel, tutorial, dan referensi buku yang sangat menarik dan berguna untuk pengembangan skill web development.
  3. Webappers, website yang banyak memberikan informasi yang menarik untuk para web developer dan web designer misalnya icon gratis, library baru, website menarik, dan beragam informasi seputar dunia web.
  4. Nettuts, berisikan tutorial web design dan web development. Juga ada beberapa hasil wawancara terhadap para praktisi dunia web yang pengalamannya dapat berguna untuk para praktisi web. Selain itu Nettuts juga memberi informasi resource untuk praktisi web seperti theme, buku wajib, dan lain-lain
  5. WebMongkey, membagi kontennya menjadi 3 kategori yaitu tutorial, artikel, dan kode program. Sangat berguna untuk membantu meningkatkan pengetahuan anda di dunia web development.
  6. ReadWriteWeb, blog yang selalu memberikan update informasi mengenai dunia web. Saya biasanya melihat review aplikasi web terbaru di blog ini. Dengan demikian kita dapat mengikuti trend aplikasi web di internet.
  7. Ajaxian, blog yang sangat sering diupdate seputar web programming. Bisa dibilang web ini merangkum informasi yang ada di internet.
  8. TechCrunch, blog yang memberikan informasi mengenai bisnis di internet. Di blog ini kita bisa menemukan informasi perusahaan-perusahaan yang ada di internet dan perkembangannya.
  9. Mashable, blog yang selalu memberikan update berita dan informasi dunia internet meliputi internet, aplikasi web, programming, online marketing, dan bisnis.
Tentu masih banyak resource lainnya, tapi list diatas bisa menjadi langkah awal sumber informasi untuk anda para web maniak. Kalau ada yang ingin menambahkan silakan komentar disini ya. Terima kasih.

12 Langkah Menjadi Web Developer

developer
Tentu anda sudah mengenal apa web itu. Namun mungkin ada yang belum mengerti bagaimana sih membuat web tersebut. Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer, dan bagaimana untuk hidup dari profesi web developer. Saya mencoba membuat daftar langkah-langkah yang dapat anda tempuh untuk menjadi seorang web developer berdasarkan pengalaman saya sebagai web developer. Semoga daftar ini dapat membantu anda untuk memulai karir sebagai web developer. Tidak panjang lebar inilah langkah-langkah menjadi seorang web developer:

Belajar bahasa pemrograman web

untuk memulainya tentu anda harus menguasai bahasa pemrograman web. Dan bahasa yang dikuasai tidak cukup 1 bahasa pemrograman saja karena web dibangun diatas beberapa faktor pendukung. Bahasa yang sebaiknya anda pelajari untuk menjadi web developer adalah:
  1. HTML, merupakan bahasa pemrograman web paling dasar dan mutlak harus dikuasai. HTML adalah bahasa untuk menciptakan tampilan web yang anda lihat di browser. HTML membangun struktur tampilan web seperti header, content, footer, menu, dan sebagainya. Namun untuk menciptakan tampilan yang lebih baik tidak cukup dengan HTML saja masih diperlukan bahasa lain untuk menciptakan tampilan yang lebih baik.
  2. CSS, inilah bahasa pelengkap HTML. Tanpa CSS kita tak akan dapat menciptakan tampilan yang indah. CSS adalah bahasa yang mengatur layout dan tampilan dari web tersebut misalnya warna background, tulisan, font, ukuran, dan sebagainya. Dengan kombinasi HTML dan CSS maka kita dapat menciptakan tampilan yang baik dan indah.
  3. Bahasa scripting web misalnya PHP, ASP, ColdFusion, Python, dan lainnya. Bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang akan kita gunakan untuk membangun aplikasi web. Kalau tadi HTML dan CSS merupakan pembangun tampilan dari web tersebut maka bahasa scripting ini adalah pengontrol logika aplikasi web. Bahasa ini menghubungkan aplikasi web kita dengan database dan mengolah input output dari aplikasi kita. Sebaiknya anda memilih salah satu bahasa untuk didalami. Saya menyarankan menggunakan PHP karena bahasa inilah yang paling banyak digunakan untuk membuat aplikasi web. Dengan sifatnya yang terbuka dan bebas biaya maka kita dengan mudah mempelajari dan membuat aplikasi web dengan mudah. Kelengkapan dokumentasi dan tutorial PHP juga sangat banyak sehingga anda tidak akan kesulitan mempelajari bahasa yang satu ini.
  4. SQL, merupakan bahasa scripting database. Database adalah aplikasi pengolah data yang menyimpan data untuk digunakan bersama aplikasi web kita. Database ada bermacam-macam misalnya MySQL, SQLite, Oracle, PostgreSQL, SQL Server, dan database lainnya. Sangat disarankan untuk memilih salah satu untuk didalami. Walaupun SQL merupakan standar bahasa scripting database namun dengan mempelajari salah satu scripting database yang ada maka kita akan dimudahkan dalam menyimpan, mengelola, dan memberikan output data dengan tersedianya fungsi-fungsi yang akan membantu anda bekerja dengan database.
  5. Javascript, bahasa scripting yang berjalan di browser. Bahasa ini tidak mutlak dipelajari, namun kalau anda ingin membuat web dengan efek animasi, dan web yang lebih interaktif maka javascript akan membantu anda. Dibandingkan dengan flash untuk membuat efek tertentu, saya lebih memilih Javascript. Kenapa, karena Flash masih memerlukan installasi plugin sedangkan Javascript sudah didukung secara default oleh browser modern.

Pelajari teknik penyelesaian kasus-kasus pemrograman web

Misalnya bagaimana pemrograman yang berhubungan dengan tanggal, bagaimana menghubungkan web dengan aplikasi lainnya, bagaimana mengakses database, dan beragam teknik lainnya. Dengan mengetahui teknik pemrograman dan penyelesaian kasus-kasus pemrograman web maka anda dapat lebih efektif dalam pemrograman aplikasi web anda.

Pelajari metode pengembangan web yang baik

Ada banyak metode pengembangan seperti RUP, Agile, dan USDP tapi pada dasarnya mengfokuskan pada analisa, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Lakukan pengembangan aplikasi dengan tahapan-tahapan diatas. Lakukan analisa apa yang diperlukan oleh aplikasi ini, kemudian rancang terlebih dahulu aplikasi anda sebelum melakukan coding, lakukan pengembangan atau coding, dan uji coba terlebih dahulu sebelum dirilis atau didelivery. Anda dapat kembali ketahap sebelumnya bila diperlukan. Yang penting, tentukan sendiri metode yang paling baik seusai dengan diri anda.

Belajar mengolah gambar

Buat apa? Karena dengan gambar maka kita dapat memberikan informasi lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan mendeskripsikan dalam text yang panjang. Cukup pelajari Adobe Photoshop atau Adobe Firework yang merupakan software paling umum untuk keperluan gambar web. Pelajari bagaimana membuat gambar seperti icon, background, patern, dan gambar lainnya. Sebenarnya bukan merupakan keharusan karena untuk menciptakan gambar untuk tampilan web karena hal ini lebih cenderung merupakan pekerjaan web designer. Namun bila anda bs membuat gambar untuk web maka akan lebih membantu dibandingkan anda harus meminta tolong teman anda untuk keperluan gambar web anda.

Gunakan framework

framework merupakan sekumpulan fungsi dan library yang dapat memudahkan pemrograman anda. Gunakan framework sesuai dengan bahasa pemrograman anda. Misalnya ASP menggunakan .NET Framework. Ruby dengan Rails Framework, Python dengan Django Framework, dan PHP yang lebih banyak lagi seperti Prado, Symfony, CakePHP, dan framework lainnya. Lakukan riset dan tentukan pilihan anda framework mana yang akan anda gunakan dan dalami framework tersebut. Jangan terlalu banyak berpindah-pindah framework karena anda tidak akan memperoleh manfaat maksimal karena pemahaman yang terpecah-pecah. Jadi tentukan framework pilihan anda sesuai minat, dan teknik yang anda senangi.

Pelajari teknik-teknik mengoptimalkan aplikasi anda

Agar aplikasi anda dapat berjalan lebih cepat dan responsif maka anda harus dapat melakukan tuning atau optimalisasi. Pelajari teknik pemrograman web yang baik, pemecahan masalah programming yang efektif, tuning dan optimalisasi database, serta optimasi web server.

Pelajari web server

akan sangat bermanfaat bila anda mempelajari web server agar anda dapat mengetahui bagaimana menjalankan aplikasi anda di web server. Atau bagaimana cara mengoptimalkan aplikasi di web server. Misalnya penggunaan module caching seperti APC, eAccelerator, dan sebagainya. Atau penggunaan file .htaccess untuk menciptakan friendly URL atau URL yang lebih enak dibaca. Dengan mempelajari web server maka anda dapat mengoptimalkan dan menambahkan feature aplikasi anda di server.

Pelajari penggunaan control panel hosting

Karena anda akan banyak berhubungan dengan control panel bila anda menyewa hosting untuk web anda. Control panel yang banyak digunakan antara lain Cpanel, Pleks, ISPConfig, dan sebagainya. Dengan memahami penggunaan control panel maka anda dapat mengoptimalkan aplikasi anda di provider hosting anda.

Ikuti perkembangan teknologi web terbaru

Teknologi web selalu berkembang misalnya munculnya teknologi RSS, PODCasting, dan teknologi lainnya. Pelajari bagaimana membuat dan menggunakan teknologi tersebut di aplikasi anda. Karena aplikasi yang ketinggalan jaman akan ditinggalkan penggunanya juga.

Pelajari manajemen proyek

Suatu pengembangan aplikasi merupakan suatu proyek yang harus di atur, direncanakan, dan dilakukan dengan baik. Dengan mempelajari manajemen proyek maka anda dapat melakukan kolaborasi dengan yang lain dalam mengembangkan aplikasi. Anda juga dapat memperoleh efektifitas dan efisiensi waktu dalam menyelesaikan suatu proyek.

Untuk meningkatkan kemampuan anda, selalu asah kemampuan anda dengan mengerjakan aplikasi web

Entah pekerjaan, atau proyek pribadi. Karena makin banyak aplikasi yang anda buat maka kemampuan anda akan makin baik. Kembangkan ide anda dan realisasikan menjadi suatu aplikasi.Yang terakhir, jangan mau selalu menjadi web developer yang hanya mengerjakan proyek orang lain.

Anda harus membuat suatu aplikasi yang dapat dijadikan produk atau layanan anda sebagai wujud kemampuan anda

Produk dan layanan ini dapat anda jual sehingga anda dapat memperoleh hasil dari kemampuan anda dan menikmati hasilnya. Dibandingkan dengan mengerjakan proyek orang lain secara terus-terusan dan dibayar per-proyek tentu akan lebih baik bila anda mengerjakan 1 produk namun anda memperoleh hasil terus-terusan dengan syarat produk anda memiliki nilai jual yang baik.
Itulah langkah-langkah dasar untuk menjadi seorang web developer menurut pengalaman saya. Langkah diatas tidaklah cukup, hanya langkah dasar saja. Semoga daftar diatas dapat menjadi pembimbing anda dan bahkan dapat menjadikan anda web developer yang lebih baik lagi. Anda harus terus belajar dan berlatih terus serta selalu menerima perkembangan yang ada agar kemampuan anda terus terasah.

Model Keluarga Muslim Masa Kini


1. KETIKA ANDA MENIKAH
Janganlah mencari Isteri, tetapi carilah Ibu bagi anak – anak kita
Janganlah mencari Suami, tetapi carilah ayah bagi anak – anak kita

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua / wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua / wali si gadis

3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda bukan menikah dihadapan penghulu, tetapi menikah dihadapan Allah


4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang akan datang untuk mendo’akan anda, kerena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta ma’af apabila anda berfikir untuk bercerai karena menyia – nyiakan do’a mereka

5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan Bersabarlah
Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melulu jalan bertabur bunga tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK
Cintailah Isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK
Jangan bagi cinta anda kepada (Suami) Isteri, anak anda, tetapi cintailah Isteri atau Suami anda 100% dan cintailah anak anda masing– masing 100%

10. KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK

Yakinlah bahwa pintu rezeki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaqwaan Suami dan Isteri


11. KETIKA EKONOMI MEMBAIK

Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita

12. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja – manja kepada Isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila Isteri membutuhkan anda

13. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan

14. KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berfikir bahwa oarang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak

15. KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinlah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerja sama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya

16. KETIKA ADA PIL
Jangan diminum, cukuplah Suami sebagai obat

17. KETIKA ADA WIL
Jangan dituruti, cukuplah Isteri sebagai pelabuhan hati

18. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga masjid

19. KETIKA INGIN LANGGENG HARMONIS
Gunakan Formula 6 K :
Ketaqwaan
Kasih sayang
Kesetiaan
Komunikasi dialogis
Keterbukaan
Kejujuran


http://abdurrahmansbg.blogspot.com/2010/02/model-keluarga-muslim-masa-kini.html

Tutorial mysql and php movie

php movie

Concepts
Welcome; What Is PHP?
Data flow
What You'll Need
Scripting vs. Viewing
Your First Script

Absolute Basics
Embedding PHP within HTML
Variables
Operators
More complex operators

Making Choices
Introducing Conditionals: 'if' And Conditional Operators
Logical Operators
Using 'else' And 'elseif'
Multiple Choices: 'switch…case…break'
The Concise Conditional: '? :'

Loops and Control Structures
Repetition: The 'for' Loop
'while' And 'do..while' Loops
Get Me Out Of Here! 'break' And 'exit'

Data
Introduction To Arrays
Referencing And Sorting Arrays
Associative Arrays
More About Arrays
Multidimensional Arrays
Joining Arrays And Splitting Strings
More String Manipulation
Replacing Text Within Strings
Introduction To Regular Expressions
More About Regular Expressions
Replacing Text Using Regular Expressions

Querying A Database
Our Sample MySQL Database
Connecting To The Database
Retrieving Data

Interacting With The User
A Simple HTML Form
A Simple PHP Search Script
Validating User Input
A Search Feature With Dynamic Options
An HTML Form For User Feedback
Adding The Feedback To The Database
Validating An Email Address
Uploading A File

Intermediate Coding Techniques
Reusing Code: Functions
Variable Scope
Calling By Value Or By Reference
Variable Numbers Of Arguments
Calling Functions Through Variables
Recursive Functions
Date and Time
Using External Code Resources
Error Capture: The Graceful Death
Error Capture: Custom Error Handlers

Sessions and Users
A Simple Login System
Sessions
Cookies
Logging A User In
Logging Out
Registering A User

Objects
Classes And Objects
Properties And Methods
Constructor Functions
Inheritance
Polymorphism
Aggregation

Building a Data-Driven Website
The Project: A Discussion Forum
Common Elements
Adapting The Login Page
Adapting The Registration Page
View All Threads
Viewing A Thread
Making Or Editing A Post
Deleting A Post Or Thread


mysql movie
list download
Getting Started
Welcome
What You'll Need

Database Basics
What Is A Database?
RDBMSs
Tables and Data

SQL Basics
Finding Your Way About
Creating a Database
Creating a Table
Column Types-String
Column Types-Numeric
Retrieving Data With Search Criteria
Changing Existing Data
Altering A Table
Keys And Indexes
Basics Syntax Recap

Operators in MySQL
Arithmetic Operators
Numeric Comparison Operators
String Comparison Operators
Logical Operators
Bitwise Operators
Regular Expressions 1
Regular Expressions 2
Operators Syntax Recap

Querying Your Data
Sorting Retrieved Data
Specifying Numbers of Results
Joining Tables
More On Joining Tables
Data Aggregation
Queries Syntax Recap

More Complex SQL
Using Default Data
Date And Time 1
Date And Time 2
ENUM column type
SET column type
Using Variables
Conditional: IF()
Complex Syntax Recap

Good Practises
Using SQL batch files
Data Modeling
Normalization
Optimizations

Security
Users And Privileges
More About Users And Privileges
The 'mysql' Database
Encryption
Security Syntax Recap

Building A Database Application
Planning The Structure
Designing The Database
Creating The Database
Logging In And Out
Checking Videos In And Out
Searching For A Video
Adding A New Title
Signing Up A New Customer
Hiring And Firing Employees
Listing Debtors


download

http://www.indowebster.com/PHP_MySQL_Tutor_movie__1.html
mirror
http://www.mediafire.com/?hc64g3j39xbp7y1
pass= clbz 

Ebook javascript bahasa indonesia

Buat teman-teman yang mulai atau lagi belajar javascript, berikut ada ebook dalam format PDF untuk belajar javascript mulai dari pemula sampai tingkat menengah. Yaitu Javascript Guide. Buku ini ditulis dalam bahasa Indonesia.
Yang dibahas dibuku ini:

Pengenalan javascript
Apa itu Javascript
Memulai Javascript
Sintaks Javascript
Variabel
Operator
Statement
Fungsi
Penanganan Event
Apa Itu Penanganan Event
Contoh-contoh Penanganan Event
Objek String
Memformat teks dengan Javascript
Penanganan Objek String
Parse String ke Integer dan Float
Objek Window
Membuka Window di Javascript
Mereload, Menutup, Meloading Halaman Baru, Print
Komunikasi Antar Window
Alert , Confirm dan Prompt
Array
Pengenalan Array
Metode untuk Manipulasi Array
Tanggal dan Waktu
Metode Tanggal dan Waktu
Javascript Timer
Membuat Jam Digital
Dynamic HTML
Mengakses dan Manipulasi Objek HTML
Memanipulasi Style atau CSS Objek HTML
Penanganan Form
Penanganan CheckBox di Javascript
Penanganan Input Radio di Javascript
Penanganan Select Box di Javacsript
download

Ebook Java berbahasa Indonesia

Judul buku “Bagaimana Cara Berfikir Sebagai Ilmuwan Komputer. Versi Java”. Buku ini merupakan hasil translasi dari penulis aslinya yaitu Allen B. Downey dan di translasi oleh Wim Permana, Muhammad Fuad Dwi Rizky, Agus Juliardi.
Isinya antara lain :
Alur Program
Variabel dan Tipenya
Method
Kondisional dan rekursi
Fruitful Method
Iterasi
String
Interesting Objects
Membuat object anda sendiri
Array
Array berisi object
Object berisi array
Pemrograman berorientasi object
Linked List
Stacks
Antrian dan antrian prioritas
Pohon (Trees)
Heap
Maps
Kode Huffman
download

Mengendalikan Perilaku Audience

Ada macam-macam perilaku audience. Dengan berlatih memahami dan mencari latar belakang penyebabnya, Anda memiliki peluang besar untuk bisa mengambil hati audience.

PERILAKU RAMBLER
Gejala: Berputar-putar, berbicara panjang dan OOT. Analisis, analogi dan berbagai contoh digunakan dengan tidak relevan.
Resep:
• Kembalikan fokus dan perhatiannya. Nyatakan kembali poin-poin yang relevan;
• Arahkan pertanyaan kepada audience secara keseluruhan, lihat reaksi mereka;
• Tanyakan hubungan antara topiknya dengan topik yang sedang didiskusikan;
• Gunakan alat bantu visual, mulailah menulis di flip chart, nyalakan OHP;
• Katakan: "Maaf, bisa diringkaskan poinnya saja?"

PERILAKU SHYNESS ATAU DIAM
Gejala: Kurangnya partisipasi aktif.
Resep:
• Ganti strategi dari diskusi kelompok ke transaksi individual dan sebaliknya;
• Beri penghargaan dan dorongan yang besar untuk setiap kontribusi;
• Libatkan secara langsung dengan bertanya kepadanya;
• Maintain kontak mata;
• Tunjuk Dia sebagai pemimpin kelompok kecil audience.

PERILAKU TALK-ACTIVE / BANYAK BICARA
Gejala: Tahu segala sesuatu, memanipulasi audience, suka mengeluh dan sebagainya.
Resep:
• Pahami berbagai komentarnya;
• Beri batas waktu untuk mengekspresikan komentar, dan lanjutkan acara;
• Buat kontak mata, dan bergeraklah ke arahnya;
• Beri perhatian khusus kepadanya saat break;
• Katakan: "Itu menarik sekali, sekarang kita lihat bagaimana pendapat yang lain".

PERILAKU SHARPSHOOTING / PENEMBAK JITU
Gejala: Mencoba menembak Anda atau mencoba menggoyang Anda.
Resep:
• Jika ada pertanyaan yang tidak kita tahu jawabannya, minta ia sendiri menjawabnya, atau limpahkan kepada audience;
• Tekankan sekali lagi bahwa ini semua adalah proses belajar bersama;
• Abaikan jika sangat sulit diubah.

PERILAKU HECKLER / TUKANG MENDEBAT
Gejala: Selalu tidak setuju dengan apapun yang Anda katakan, melakukan serangan secara pribadi.
Resep:
• Alihkan pertanyaannya kepada audience atau kepada orang lain yang lebih mendukung Anda;
• Akui perasaannya, dan lanjutkan sesi;
• Akui dan pahami poin positif dari komentar atau pertanyaannya;
• Katakan "Saya hargai pendapat Anda, tapi Saya juga ingin mendengar dari yang lain".

PERILAKU GRANDSTANDING / BERSIKUKUH
Gejala: Terjebak pada agenda pribadi.
Resep:
• Katakan "Anda berpegang pada pendapat, keyakinan atau perasaan Anda sendiri. Saya hargai itu, tapi kita sekarang harus melanjutkan ke subyek berikutnya";
• Atau katakan: "Bisakah Anda menjadikannya sebagai pertanyaan?";
• Atau katakan: "Kita mungkin bisa melanjutkannya jika waktu memungkinkan, setelah presentasi mungkin?"

PERILAKU HOSTILITY
Gejala: Bertahan, marah, atau membuka arena tempur.
Resep:
• Hostility bisa jadi adalah topeng dari sebuah ketakutan. Lakukan reframe dengan kata-kata yang bisa menunjukkan bahwa di balik semua itu adalah ketakutan. Ini akan men-depersonalize-nya;
• Respon ketakutannya, bukan sikap hostile-nya;
• Tetap tenang dan sopan. Jaga temperamen;
• Jangan tunjukkan ketidaksetujuan. Bangunlah argumentasi berdasarkan apa yang keluar dari mulutnya;
• Pertahankan kontak mata tanpa amarah;
• Selalu buka peluang baginya untuk menarik diri secara terhormat, jangan dipermalukan;
• Katakan: "Anda sepertinya kecewa sekali, apakah yang lain juga demikian" Cek audience atas pertanyaan Anda itu. Ini akan menciptakan tekanan lingkungan baginya;
• Jangan gunakan berbagai asumsi atau tuduhan. Bertahanlah pada fakta;
• Doronglah agar masalah bisa diselesaikannya sendiri. Bisa jadi ia belum punya solusi atau bisa jadi ia terlalu pesimis;
• Jika terpaksa, abaikan saja;
• Bicaralah padanya secara pribadi selama break;
• Sekali lagi jika terpaksa, mintalah ia meninggalkan ruangan demi kenyamanan audience yang lain.
PERILAKU GRIPPING
Gejala: Mengajukan komlain yang mungkin beralasan.
Resep:
• Tunjukkan kepadanya bahwa kebijakan sesi tidak bisa diubah;
• Validasi komentar atau poinnya, mungkin ia akan bisa menerima;
• Tunjukkan bahwa Anda berkeinginan untuk berdiskusi dengannya secara pribadi;
• Tunjukkan betapa ketatnya waktu yang tersedia untuk sesi Anda.

PERILAKU NGOBROL / SIDE CONVERSATOR
Gejala: Mengobrol, bisa tentang topik yang sedang didiskusikan, bisa juga tidak. Yang jelas, ini bisa mengalihkan perhatian orang lain dari Anda.
Resep:
• Jangan permalukan mereka;
• Tanyakan pendapatnya berkaitan dengan topik yang sedang didiskusikan;
• Minta mereka berbagi pandangannya;
• Melangkahlah ke arah mereka dengan rileks;
• Pertahankan kontak mata;
• Berkomentarlah tentang fenomena itu, tapi jangan memandang ke arah mereka melainkan ke audience keseluruhan;
• Berdirilah di dekat mereka, tanya pada audience di sebelah mereka sebuah pertanyaan, sehingga pusat diskusi akan berada di wilayah mereka;
• Jika terpaksa berhentilah, dan tunggu.

PERSIAPAN UNTUK MENGHADAPI BERBAGAI PERILAKU
• Buat aturan untuk mengangkat tangan bila ingin berkomentar atau bertanya;
• Atau, katakan bahwa tanya jawab akan dilakukan di akhir sesi;
• Jika ada yang mulai menginterupsi, ingatkan kembali aturan di atas;
• Jika mereka tetap ngotot, Anda bisa membuka diskusi terbuka. audience selain mereka, cenderung akan berpihak kepada Anda. Ingatlah bahwa tugas Anda bukan terlibat dalam debat dan argumentasi, Anda fasilitatornya;
Separuh tanggungjawab sesi ada pada audience.
Mereka bertanggungjawab untuk datang tepat waktu, mengikuti seluruh sesi sampai selesai, mendengarkan Anda, bertanya secara relevan, menjaga kesopanan dan kedamaian.
Tugas Anda: Menciptakan itu semua.

Dicopy dari: milis-bicara.blogspot.com

Bicara Efektif di Muka Umum

Oleh: Irvan Syaiban
Sudah bukan lagi masanya untuk menjadi remaja pasif! Setelah mulai sekitar 20 tahun lalu cara belajar siswa aktif dikampanyekan pemerintah, kini jadi remaja aktif tentu sudah seakan gerak reflek bagi Anda semua.
Salah satu keaktifan yang perlu Anda pelajari dan latih adalah ketrampilan berbicara di depan umum. Oke, Anda sekarang mungkin sering menderita demam panggung jika diperintah maju oleh guru. Gemetar, keringat dingin keluar, dan bicara pun tergagap-gagap. Malu dong kalo muslim muda seperti itu. Nah, inilah saatnya Anda mengobati demam panggung itu.
Bicara di depan umum merupakan ketrampilan yang sangat berguna. Anda perlu memilikinya. Apalagi kita adalah muslim yang diwajibkan berdakwah. Gimana kalo suatu hari nanti Anda ditunjuk untuk memberi ceramah? Karena itu, ketrampilan bicara di depan umum perlu kita pelajari dan latih.
Berikut ini langkah-langkah praktis yang mungkin dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan berbicara efektif, sehingga apabila ada kesempatan ditunjuk menjadi pembicara tidak lagi terjadi ‘demam panggung’, tetapi justru menyenangkan.

SIAP SEBELUM BICARA
Ada 6 hal yang perlu dipersiapkan dalam berbicara efektif, yaitu: mengapa, siapa, di mana, kapan, apa dan bagaimana.

Mengapa: Menetapkan Sasaran
Hal pertama yang harus jelas dalam pikiran Anda sebagai pembicara adalah menetapkan sasaran pembicaraan. Penetapan sasaran sangat membantu dalam menentukan arah pembicaraan dan juga bermanfaat dalam memilih bahan yang sesuai dengan sasaran.
Pada umumnya sasaran pembicaraan dapat dikelompokkan berdasarkan tujuan, misalnya presentasi tugas, memimpin rapat, mengisi kajian, dan sebagainya.

Siapa: Pendengar
Meneliti apa dan siapa pendengar dapat membantu dalam menetapkan bahan yang akan disampaikan dan meyakinkan diri Anda bahwa Anda menyampaikan bahan pembicaraan kepada pendengar yang tepat.
Hal yang perlu diketahui dari sidang pendengar antara lain :
1. Berapa banyak orang yang hadir?
2. Mengapa mereka hadir di ruang tersebut?
3. Bagaimana tingkat pengetahuan yang mereka miliki atas topik pembicaraan?
4. Apa harapan mereka atas topik pembicaraan?
5. Bagaimana usia, pendidikan, dan jenis kelamin mereka?

Di Mana: Tempat dan Sarana
Penting bagi Anda untuk mengetahui dan memperhatikan tempat pembicaraan akan dilaksanakan.
Berikut ini beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bagi pembicara :
1. Melakukan praktek: Apabila pembicaraan dilaksanakan pada ruang yang besar dan luas, maka akan lebih baik untuk mencoba suara terlebih dahulu, sebelum betul-betul berbicara di depan sidang pendengar.
2. Mempelajari sarana yang tersedia: Sangat bermanfaat, bila Anda lebih dahulu melakukan latihan untuk dapat mengoperasikan tombol-tombol lampu, slide projector, dan OHP (Over Head Projector).
3. Meneliti gangguan yang mungkin timbul: Anda perlu mewaspadai gangguan yang mungkin timbul, misalnya pembicaraan dilakukan dekat jalan raya sehingga suaramu harus dapat mengalahkan suara kendaraan yang lewat. 4. Tata letak tempat duduk
Tata letak tempat duduk perlu diperhatikan, diatur, dipersiapkan, dan dikaitkan dengan sasaran pembicaraan.

Kapan: Waktu
Berapa lama waktu yang diperlukan dalam pembicaraan? Anda perlu memperhatikan manajemen waktu.
1. Waktu penyelenggaraan sangat mempengaruhi: Biasanya, waktu sesudah makan siang dikenal sebagai waktu ‘kuburan’. Pendengar yang sudah makan kenyang, apalagi jika makanan yang disajikan enak rasanya, akan membuat pendengar lebih tertarik untuk ‘berngantuk ria’ daripada mendengarkan pembicaraan.
2. Berapa lama waktu yang digunakan: Anda perlu memperhatikan waktu, misalnya waktu untuk pembahasan, waktu istirahat, atau waktu tanya jawab. Agar punya manajemen waktu yang baik, maka perlu latihan terlebih dulu.
3. Masalah konsentrasi: Sangat sulit bagi pendengar untuk berkonsentrasi penuh selama lebih dari 2 jam. Apalagi bila mereka merasa bahwa pembicaraan Anda tidak menarik, tidak bermanfaat, dan tidak berminat. Umumnya seseorang dapat berkonsentrasi penuh pada 20 menit di awal pembicaraan, setelah itu konsentrasi akan menurun sedikit demi sedikit.

Apa: Bahan yang Akan Digunakan
Agar sasaran pembicaraan dapat dicapai, maka persiapan bahan perlu dilakukan. Berikut ini beberapa saran dalam pemilihan bahan:
1. Menyusun dan memilih bahan: Susunlah pokok-pokok pembicaraan. Sebaiknya pada 45 menit pertama jangan terlalu banyak pokok-pokok yang akan disampaikan. Dalam pemilihan bahan perlu diperhatikan: sasaran pembicaraan, waktu yang tersedia, pendengar, mana bahan yang harus diberikan dan bahan yang tidak perlu diberikan.
2. Gunakan contoh: Sederhanakan informasi yang sulit dan kompleks. Gunakan juga contoh-contoh yang benar-benar terjadi dan kaitkan dengan pokok-pokok yang ingin disampaikan.
3. Membuka dan menutup pembicaraan: Dalam membuka pembicaraan perlu dirancang agar dapat menimbulkan minat pendengar, dapat menimbulkan rasa butuh dari pendengar, dapat menjelaskan garis besar dan sasaran pembicaraan. Dalam menutup pembicaraan, Anda harus dapat menyimpulkan hal-hal yang telah dibicarakan.
4. Membuat catatan-catatan apa yang ingin dibicarakan. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengingat urut-urutan dalam pembicaraan adalah membuat catatan tertulis dengan menggunakan kartu-kartu atau kertas kecil. Hal yang dituliskan dalam kartu sebaiknya kata-kata kunci saja dan waktu yang digunakan untuk membicarakan apa yang tertulis di setiap kartu.

Bagaimana: Teknik Penyampaian
Penggunaan kata merupakan basis komunikasi, tetapi dalam kenyataannya keberhasilan dalam pembicaraan tidak hanya ditentukan dari penggunaan kata saja, tetapi justru penggunaan nonkata. Bicara di depan umum yang berhasil seharusnya memenuhi persentase kontribusi sebagai berikut :
7%: penggunaan kata
38%: penggunaan nada dan suara
55%: penggunaan ekspresi muka, bahasa tubuh, dan gerakan tubuh

1. Pemilihan kata: Kata-kata yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan taraf pendengar, begitu juga penggunaan istilah. Sadari bahwa penggunaan kata-kata yang tidak tepat akan menimbulkan masalah.
2. Teknik penyampaian berita: Tidak banyak orang yang mampu menyampaikan berita dengan efektif. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan berita, antara lain:
• Gunakan ekspresi dan intonasi yang tepat.
• Diam sejenak untuk membantu peserta agar dapat mencerna materi yang sudah diterima.
• Bicara dengan jelas dan teratur.
• Bicara dengan volume memadai.
3. Bahasa tubuh: Di samping penyampaian dengan menggunakan kata, maka kesuksesan dalam pembicaraan justru bergantung pada hal yang non kata, seperti: gerakan tubuh, tangan, kontak mata, cara berdiri, dan ekspresi muka. Jangan terpaku di satu tempat seperti patung atau sibuk membaca catatan.
Berikut ini beberapa saran untuk mengatasi masalah tersebut, antara lain :
1. Tatap mata pendengar: Kontak mata pembicara adalah vital untuk mengetahui apakah pendengar mengantuk, bosan, tidak paham, atau nampak tidak tertarik serta untuk mempertahankan minat pendengar atas apa yang Anda sampaikan.
2. Senyum: Manfaat dari tersenyum adalah mengendorkan ketegangan.
3. Hindari membuat jarak: Anda perlu mendekatkan diri dengan pendengar. Kalau Anda bicara di depan kelas yang pesertanya duduk, Anda bisa jalan-jalan di antara meja mereka. Berdiri di belakang meja atau di belakang papan tulis akan menciptakan jarak dengan pendengar.
4. Berdirilah yang tegak tapi tidak kaku: Berdiri tegak dan kaku, dapat menciptakan ketegangan.
5. Sadari kecenderungan untuk jadi pusat perhatian: Ini tidak berarti pembicara harus berdiri dengan kaku, tapi gerakan-gerakan tangan perlu ada untuk yang ingin disampaikan. Hindari berlebihan menggunakan gerakan, hindari juga mengulang kata-kata yang sama.
6. Berusahalah sewajar mungkin: Agar bisa bertingkah laku secara wajar, berhentilah untuk mencemaskan diri sendiri. Cara yang efektif untuk bisa menjadi wajar adalah dengan latihan bicara di depan kamera sehingga pembicara dapat melihat diri sendiri atau bicara di depan teman-teman.

Meningkatkan Kualitas
Banyak cara yang dapat digunakan dalam rangka menghidupkan suasana pembicaraan, apalagi bila waktu bicara cukup panjang. Beberapa cara yang dapat Anda gunakan antara lain:
1. Partisipasi sidang pendengar: Metode diskusi kelompok, dengan cara membagi pendengar menjadi kelompok-kelompok kecil dan kemudian setiap kelompok kecil diberi tugas, pertanyaan, atau kuis kemudian diminta mempresentasikan jawabannya di depan pendengar yang lain akan meningkatkan partisipasi pendengar dan menghidupkan suasana.
2. Sesi untuk tanya jawab: Memberi kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dapat menguji apakah materi sudah dapat ditangkap dengan baik oleh pendengar.
3. Antusiasme: Tunjukkan antusiasme pembicara sewaktu menyampaikan materi.
4. Situasi yang menyenangkan: Ciptakan situasi yang menyenangkan dan tidak menegangkan/mengancam.
5. Pendengar yang ‘sulit’: Tidak seluruh pendengar adalah pendengar yang kooperatif dan positif, mungkin saja ada peserta yang ‘sulit’. Sebaiknya, jangan menimbulkan pertentangan langsung dengan peserta tersebut atau mempermalukannya di depan peserta lain.
6. Gunakan alat bantu: Alat bantu dapat mendukung pembicara dalam menyampaikan gagasan atau berita. Tiga kelompok alat bantu yang dapat mendukung pembicaraan adalah menstimuli: Visual, Hearing dan Feeling (VHF)
• Visual : papan tulis, OHP, video,
• Hearing – efek suara
• Feeling – makalah/hand out
Nah, itu tadi beberapa kiat agar Anda bisa jadi pembicara yang efektif di depan umum. Sekarang, tinggal Anda mau melatih diri Anda atau tidak. Teori di atas nggak berguna kalo Anda nggak melatih diri Anda. Seseorang dapat menjadi pembicara yang handal karena banyak berlatih, kata-kata bijak mengatakan: bisa karena biasa. Selamat mencoba, semoga berhasil menjadi pembicara di depan umum!

Memahami Post-Power Syndrome pada Orang yang Dicintai

beberapa hari yang lalu gw buat disuruh buat makalah di mata kuliah gw yaitu Human resource management, dan membahas tentang studi kasus rumah sakit yang mau bangkrut yang berakibat pada pengurangan karyawan. dan dosen gw bilang tentang post power syndrome dan gw cari di internet dan dapat contohnya..inilah contohnya....

Rudi, pemuda gagah berusia 23 tahun semakin hari semakin sebal saja melihat tingkah ayahnya. Bayangkan saja, siapa yang tidak sebal bila memiliki ayah yang sudah pensiun dan menganggur, tetapi bila berbicara selalu yang muluk-muluk. Ayahnya tak henti-hentinya bercerita tentang betapa hebatnya dia dulu ketika menjabat direktur utama dari sebuah perusahaan garmen di Surabaya. Seakan-akan dia tidak pernah sadar, bahwa cerita yang selalu diulang-ulangnya sudah puluhan kali keluar masuk telinga Rudi. Bila ditegur, ayahnya tidak bisa menerima dan menganggap Rudi belum berpengalaman atau masih bau kencur.

Bila teman-teman Rudi main ke rumah, ayahnya selalu memberikan "kuliah" kepada teman-temannya supaya mereka mencontoh apa yang sudah dikerjakan ayahnya. Bahkan bukan hanya di rumah, di lingkungan tetanggapun, ayah Rudi dikenal sebagai "pengobral" cerita masa lalu yang sudah usang. Akibatnya, bukan hanya Rudi saja yang jengkel, tetapi tetangganya yang sudah bosan mendengar cerita ayahnya juga langsung menyingkir begitu melihat ayah Rudi datang.

Post-power syndrome, adalah gejala yang terjadi di mana penderita hidup dalam bayang-bayang kebesaran masa lalunya (karirnya, kecantikannya, ketampanannya, kecerdasannya, atau hal yang lain), dan seakan-akan tidak bisa memandang realita yang ada saat ini. Seperti yang terjadi kepada ayah Rudi, beliau mengalami post-power syndrome. Beliau selalu ingin mengungkapkan betapa beliau begitu bangga akan masa lalunya yang dilaluinya dengan jerih payah yang luar biasa (menurutnya).

Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya post-power syndrome. Pensiun dini dan PHK adalah salah satu dari faktor tersebut. Bila orang yang mendapatkan pensiun dini tidak bisa menerima keadaan bahwa tenaganya sudah tidak dipakai lagi, walaupun menurutnya dirinya masih bisa memberi kontribusi yang signifikan kepada perusahaan, post-power syndrom akan dengan mudah menyerang. Apalagi bila ternyata usianya sudah termasuk usia kurang produktif dan ditolak ketika melamar di perusahaan lain, post-power syndrom yang menyerangnya akan semakin parah.

Kejadian traumatik juga menjadi salah satu penyebab terjadinya post-power syndrome. Misalnya kecelakaan yang dialami oleh seorang pelari, yang menyebabkan kakinya harus diamputasi. Bila dia tidak mampu menerima keadaan yang dialaminya, dia akan mengalami post-power syndrome. Dan jika terus berlarut-larut, tidak mustahil gangguan jiwa yang lebih berat akan dideritanya.

Post-power syndrome hampir selalu dialami terutama orang yang sudah lanjut usia dan pensiun dari pekerjaannya. Hanya saja banyak orang yang berhasil melalui fase ini dengan cepat dan dapat menerima kenyataan dengan hati yang lapang. Tetapi pada kasus-kasus tertentu, dimana seseorang tidak mampu menerima kenyataan yang ada, ditambah dengan tuntutan hidup yang terus mendesak, dan dirinya adalah satu-satunya penopang hidup keluarga, resiko terjadinya post-power syndrome yang berat semakin besar.

Beberapa kasus post-power syndrome yang berat diikuti oleh gangguan jiwa seperti tidak bisa berpikir rasional dalam jangka waktu tertentu, depresi yang berat, atau pada pribadi-pribadi introfert (tertutup) terjadi psikosomatik (sakit yang disebabkan beban emosi yang tidak tersalurkan) yang parah.

Penanganan

Bila seorang penderita post-power syndrome dapat menemukan aktualisasi diri yang baru, hal itu akan sangat menolong baginya. Misalnya seorang manajer yang terkena PHK, tetapi bisa beraktualisasi diri di bisnis baru yang dirintisnya (agrobisnis misalnya), ia akan terhindar dari resiko terserang post-power syndrome.

Di samping itu, dukungan lingkungan terdekat, dalam hal ini keluarga, dan kematangan emosi seseorang sangat berpengaruh pada terlewatinya fase post-power syndrome ini. Seseorang yang bisa menerima kenyataan dan keberadaannya dengan baik akan lebih mampu melewati fase ini dibanding dengan seseorang yang memiliki konflik emosi.

Dukungan dan pengertian dari orang-orang tercinta sangat membantu penderita. Bila penderita melihat bahwa orang-orang yang dicintainya memahami dan mengerti tentang keadaan dirinya, atau ketidak mampuannya mencari nafkah, ia akan lebih bisa menerima keadaannya dan lebih mampu berpikir secara dingin. Hal itu akan mengembalikan kreativitas dan produktifitasnya, meskipun tidak sehebat dulu. Akan sangat berbeda hasilnya jika keluarga malah mengejek dan selalu menyindirnya, menggerutu, bahkan mengolok-oloknya.

Post-power syndrome menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Kematangan emosi dan kehangatan keluarga sangat membantu untuk melewati fase ini. Dan satu cara untuk mempersiapkan diri menghadapi post-power syndrome adalah gemar menabung dan hidup sederhana. Karena bila post-power syndrome menyerang, sementara penderita sudah terbiasa hidup mewah, akibatnya akan lebih parah.

Perpustakaan FEUI

postingan kali ini ada hubungan nya ama kuliah, pada mata kuliah business economic research, uts dengan take home dengan membuat makalah dengan hasil yang kurang memuaskan dari pada itu gw sama temen kampus gw pergilah ke kampus FEUI tepatnya kemaren,kenapa harus di FEUI? disuruhnya disitu sama dosen apa boleh buat. kesan pertama gw masuk ke UI, Luas ya, banyak banner kegiatan n asyiknya ge ada sepeda, ojek,helmnya bagian belakang ada logo UI dah gitu warna sepeda dan helmnya kuning dah kaya slogan UI "We are yellow the jacket" sampe ke sepeda dan helm nya kuning,udah merupakan ciri khas UI,,keren keren.

Istilah-istilah Dasar Fotografi A-Z part2

ND Filter : Filter ND, yaitu filter yang berfungsi menurunkan kekuatan sinar sebanyak 2 sampai 8 kali.
Nebula Filter : Filter yang menghasilkan gambar dengan efek pancaran sinar radial yang berpelangi.
Non-reflex camera : kamera non refleks yang tidak menggunakan cermin putar. Contohnya adalah kamera kompak atau kamera langsung jadi (Polaroid)
Normal lens : Lensa berukuran normal berfokus panjang, 50 mm atau 55 mm, untuk film berukuran 35 mm. Sudut pandangnya sama dengan sudut pandang mata manusia.
Obscura : Cikal bakal kamera zaman sekarang. Prinsipnya dalam sebuah kamar gelap yang tertutup lubang (pin hole). Jika kamera obscura dihadapkan ke benda yang diterangi cahaya, sebuah gambar proyeksi terbalik dari benda tersebut akan tampak pada dinding yang berhadapan dengan lubang.
Optical Sharpness : ketajaman optis, yaitu suatu ketajaman yang dapat dicapai karena lensa berkualitas baik.
Optik : berkenaan dengan penglihatan (cahaya, lensa, dsb)
Overexposure : kelebihan pencahayaan. Bagian shadow tampak pekat (tanpa detail) sehingga negative tampak hitam total. Bila kepekatan bagian ini melampaui batas, hasil cetak foto akan menjadi abu2; bagian high akan menjadi putih.
Overhead lighting : sinar dari atas. Lampu atau penyinaran yang dibuat untuk menyinari objek dari atas.
Override : Penyimpangan dari pengaturan otomatis. Tujuannya agar pemotret dapat mengatur kamera secara manual.
Polarizing Color Filter :Filter yang terdiri dari selembar polarisator kelabu dan polarisator warna, terdapat berbagai kombinasi warna sehingga dapat digunakan untuk efek-efek tertentu.
Polarizing Conversion Filter :Filter terdiri dari selembar polarisator dengan filter konversi warna (85B). Biasanya juga digunakan untuk jenis kamera kine, sehingga memungkinkan film tungsten digunakan untuk cerah hari dan mempunyai efek seperti filter polarisasi.
Polarizing Fider Filter :Filter yang terdiri dari dua filter PL linier yang digabung menjadi satu. Jumlah filter yang masuk dapat diatur dengan memutar gelang filter.
Polarizing Circular Filter: Filter yang dibuat dari lembaran polarisator linier dan keeping quarter wave retardation, dilapi di antara dua gelang filter. Efeknya sama dengan filter polarisasi, biasanya digunakan untuk kamera kine.
Polarizing Filter : Filter polarisasi, dipakai untuk menghilangkan refleksi dari segala permukaan yang mengkilap. Filter ini terdiri dari dua bagian, bagian yang satu dengan lain dapat diputar-putar untuk mendapatkan sudut paling ideal menghilangkan refleksi, menambah saturasi warna dan menembus kabut atmosfer. Juga berguna untuk membirukan langit.
Pop Up Flash: Lampu kilat kecil terbuat atau menyatu dengan kamera.
Rainbow Fantasi Filter : Filter dengan inti bulatan normal dan sisanya berisi prisma. Tiap-tiap berkas sinar akan bertepi pelangi.
Rana : Adalah tirai yang menggantikan fungsi penutup manual di bagian depan lensa, besar kecilnya dapat diatur sesuai kebutuhan.
Rana Celah: Rana celah vertical dan horizontal dan terletak pada kamera. Yang vertial menutup secara vertikal dan yang horizontal menutup secara horizontal.
Rana Pusat : Rana yang terletak pada lensa, berdampingan dengan diafragma. Menutupnya dengan cara memusat.
Release Cable : Kabel penghubung dengan shutter sehingga memungkin pemotret menekan shutter dari jarak beberapa meter dari kamera.
Reloadable To Last Framer : Fasilitas untuk mengembalikan film yang telah digulung di tengah posisi terakhir yang terpakai.
Rembrandt Lighting : Cahaya yang berasal dari jendela atau sering juga disebut window lighting. Cahaya yang datang dari sudut 45 derajat. Pencahayaan tersebut berasal dari nama pelukis Belanda Rembrandt.
Remote : Alat yang memungkinkan fotografer melakukan penekanan shutter dari jarak jauh dengan penghubung arus tanpa kabel.
Resolution : Suatu sifat lensa yang berdaya urai dengan kemampuan menyajikan detail kehalusan gambar sesudah film dikembangkan (diproses).
Retina : Selaput peka sinar dari mata atau salah satu merek kamera keluaran kamera.
Retouch : Mengubah, sifatnya memperbaiki atau menambah warna dengan menggunakan tangan atau kuas, atau juga pada masa ini dengan komputer seperti melukis sehingga menghasilkan gambar yang baik dan tanpa cacat seperti sebelumnya.
Reverse Adapter: Suatu alat penyambung yang digunakan untuk memotret saat menggunakan lensa kamera yang dibalik sehingga elemen belakang lensa menghadap ke objek. Dengan alat ini menjadikan kita dapat menggunakan lensa biasa untuk membuat pemotretan makro dengan hasil yang cukup baik.
Second Curtain Sync: Fasilitas untuk menyalakan lampu-kilat sesaat sebelum Rana menutup.
Self Adjusting : Penyesuaian (diri).
Self Timer : Penangguh waktu. Sebuah tuas yang digunakan untuk keperluan memperlambat membukanya Rana kamera sekalipun tombol pelepas kamera telah ditekan. Biasanya digunakan untuk memotret diri sendiri. Penangguhan waktunya umumnya berkisar 10 detik.
Sense Of Design : Perasaan atas komposisi. Estetika dalam nirmana datar warna.
Sepia Toner : Pewarna coklat/sawo.
Sequence : Sekuen. Satu seri dari beberapa jepretan (shot) yang meliputi suatu kejadian yang sama. Setiap jepretan hanya berbeda dalam hitungan detik.
Shade :Teduh, bayangan yang tak berbentuk.
Shadow :Bidang gelap/hitam atau bayangan pada sebuah foto yang berbentuk objek yang membayang.
Shape :Bidang, suatu bentuk dalam aspek dua dimensi yang terjadi tidak hanya oleh karena adanya kesan garis, baik berupa segi tiga, lingkaran, elips, dll. Namun selain itu bisa juga dibentuk oleh suatu bidang warna karena adanya suatu kesan bentuk tiga dimensi yang mempunyai volume.
Sharpness :Ketajaman film, yaitu suatu kemampuan film untuk merekam setiap garis dari pandangan yang dipotret dengan ketajaman yang baik. Ketajaman ini ditentukan dengan jumlah garis per milimeter.
Side Light : Cahaya dari samping, yaitu cahaya yang berasal dari arah samping objek, baik kiri atau kanan dan dapat ditempatkan pada sudut 45 atau 90 derajat. Pencahayaan seperti ini menghasilkan foto dengan efek yang menonjol permukaan atau objek fotonya serta terciptanya kesan tiga dimensional. Umumnya digunakan untuk menampilkan foto-foto yang berkarakter, misalnya foto potret (portrait).
Side Lighting :Sinar dalam pemotretan yang datangnya dari arah samping kanan atau kiri – 90 derajat dihitung dari sudut pandang kamera. Arah datangnya sinar seperti ini akan menghasilkan foto dengan detail dan tekstur dari benda dengan baik. Bayangan yang dihasilkan akan menampakkan bentuk benda dengan lebih menarik dengan separo dari muka terang dan separo lagi gelap.
Single Lens Reflect :Refleks lensa tunggal (RLT), adalah kamera yang memiliki satu lensa untuk membidik yang menggunakan cermin dan prisma. Lensanya berfungsi untuk meneruskan bayangan objek ke pembidik dan meneruskannya ke film. Apa yang terlihat pada jendela pengamat sama seperti apa yang terjadi pada film atau fotonya.
Shutter Speed : Lamanya waktu yg diperlukan untuk menyinari sensor CMOS ato CCD pada kamera digital, dan Film pada kamera konvensional. Pada Kemera tertera angka-angka 250,125,60,30,15 dst. Ini berarti lamanya penyinaran adalah 1/250 detik, 1/125 detik, 1/60 detik, dst.
Single Point Reading :Suatu pembacaan pengukuran dalam pencahayaan yang dilakukan hanya pada satu titik atau bagian tertentu yang terpenting dari sebuah objek foto.
Single Servo Autofocus (S) :Sandi saat Anda membidikkan suatu objek dan tombol rana telah tertekan separo, maka jarak antara kamera dengan objek terkunci hingga tombol dilanjutkan ditekan hingga terekam satu bidikan.
Skala : Perbandingan objek utama dengan objek-objek lain dalam gambar.
Slave Unit :Mata listrik yang menyalakan lampu-kilat karena pulsa yang dihasilkan oleh menyalanya lampu-kilat lain.
Small Format Camera : Kamera format kecil yaitu kamera jenis SLR (Single Lens Reflect) yang menggunakan film berukuran 35 mm namun fleksibel dan enak dipegang serta ringan. Karena itu kamera seperti ini yang paling banyak digunakan oleh para fotografer. Jenis maupun ukuran filmnya sangat mudah didapat juga proses filmnya terutama bagi yang menggunakan film jenis negatif. Namun kekurangannya, untuk hasil pencetakan besar, maksimal hanya seukuran majalah.
Snapshot : Bidikan spontan, tanpa modelnya diatur terlebih dahulu. Cara ini umumnya digunakan untuk membuat foto human interest, sehingga menghasilkan foto yang apa adanya dan tampak alami tak terkesan dibuat-buat.
Snoot : Suatu alat berbentuk kerucut yang berlubang pada ujungnya dan digunakan untuk memperkecil penyebaran cahaya dari lampu kilat studio. Umumnya menghasilkan cahaya yang tampak membulat bila diproyeksikan pada bidang datar.
Snow Cross, Star Six Filter : Sebuah kaca bening dengan goresan-goresan yang saling bersilangan yang membentuk bintang-bintang berekor enam dari tiap-tiap titik sinar.
Socket : Lubang tempat memasukkan kabel sinkron yang menghubungkan lampu kilat dengan penutup.
Soft Screen (Lens) : Lensa yang berguna untuk menghindari kontras sehingga hasil gambar terkesan seolah-olah agak kabur dengan sisi-sisi yang tak tampak ketegasan batasnya.
Soft Focus Lens :Lensa yang berdaya lukis lembut.
Soft Spot Filter : Filter berciri seperti soft screen namun menghasilkan gambar yang berbeda.
Soft Tone Filter : Filter yang bertujuan untuk membuat gambar pemandangan lunak tanpa menurunkan ketajaman dan mengubah warna, juga tidak mengubah bentuk. Kontras pun menjadi lembut tanpa mengaburkan pandangan.
Solarisasi : Proses pembuatan foto dengan cara memberi penyinaran dua kali pada kertas foto atau film dan memasukkannya ke dalam larutan pengembang. Di tengah-tengah gambar terbentuk dilakukan penyinaran dengan cahaya putih sekali lagi dan meneruskan pengembangannya.
Sonar Autofocus : Sistem otofokus yang bekerja berdasarkan perjalanan bolak-balik suara sonar – dari kamera ke objek kembali ke kamera.
Special Effect : Efek khusus dengan menggunakan teknik tertentu.
Special Effect Filter : Filter (penyaring) spesial efek yang pada dasarnya bukan filter karena fungsinya tidak menyaring sesuatu melainkan mengubah pandangan guna mencapai hasil yang menyimpang dari pemotretan biasa.
Special Lens : Lensa spesial yang digunakan secara khusus untuk keperluan khusus. Misalnya fish eye lens (lensa mata ikan – 180 derajat). yang pada dasarnya bukan filter karena fungsinya tidak menyaring sesuatu melainkan mengubah pandangan guna mencapai hasil yang menyimpang dari pemotretan biasa.
Special Purpose Lens : Lensa tujuan khusus yang didesain dan diciptakan untuk tujuan penghasilan gambar khusus yang biasanya susah dilakukan dengan lensa biasa.
Special Filter : Sekeping plastik terang berisi ribuan prisma lembut yang mengubah tiap-tiap titik sinar menjadi bintang pelangi dan berkas sinar bertepi pelangi. Sinar yang kuat membentuk bintang dengan berkas-berkas pelangi tebal.
Spectrum : Berkas sinar yang terlihat oelh mata, terpecahkan oleh pembiasan prisma dalam warna-warni.
Speedlight: Lampu-kilat yang mempunyai kecepatan menyala tinggi atau cepat.
Speedo Solarisasi : Suatu teknik kamar gelap versi lain dari tehnik solarisasi (efek sabattier) pada film ortholith yang akan memberikan suatu efek gerakan yang cepat (speedo).
Stereo Camera : Kamera berlensa dua yang menghasilkan dua foto sekaligus. Dua foto itu harus diamati dengan alat bantu atau stereo-viewer untuk mendapatkan efek kedalaman seperti saat difoto.
Still Life : Berarti lukisan atau pemotretan benda mati. Fotografi yang khusus menempatkan benda-benda kecil buatan manusia sebagai objeknya.
Stop : Satuan yang menunjukkan pergeseran nilai bukaan diafragma atau kecepatan rana dari suatu nilai ke nilai yang lain, naik atau turun. Misalnya dari diafragma f:16 ke f:22 atau dari kecepatan 1/125 detik ke 1/250 detik.
Stop Bath : Cairan penyetop. Larutan penyetop untuk menghentikan atau menahan seketika pengembang (developer) pada film atau kertas foto. Selain berguna untuk menghentikan proses yang terjadi, stop bath juga berfungsi sebagai larutan fixer yang membuat film dan cetakan foto lebih tahan lama.
Stripping Film : Film yang dapat dipisahkan dari dasar seluloidnya.
Strobo : Lampu dengan kemampuan menyorot bertubi-tubi dengan selang waktu singkat.
Subtractive : Sistem penyusunan balans warna dengan mengurangi unsur warna, suatu kebalikan dari additive atau menambahkan.
Super Wide Lens : Lensa bersudut super lebar yang biasa digunakan untuk pemotretan arsitektur, interior, eksterior, pemandangan, dll. Misalnya lensa 15 mm, 17 mm.
Sync Cord Terminal : Terminal sinkronisasi lampu-kilat; soket untuk memasang kabel tambahan yang dihubungkan dengan lampu-kilat.
Sync Shutter Speed : Kecepatan rana yang sinkron dengan lampu kilat.
Syncro : Saklar otomatis. Dengan menggunakan saklar ini pada lampu kilat maka bila ada kilatan cahaya lampu kilat lain akan mengakibatkan menyalanya lampu kilat yang terpasang syncro.
Table-Stand : Kaki tiga (tripod) kecil. Sandaran kamera yang membantu menahan goyang yang dipakai di atas meja.
Texture : Tekstur, sifat permukaan atau sifat bahan., merupakan elemen seni visual yang sangat penting karena mampu memberi kesan “rasa” seperti halus, kasar, mengkilat, dll.
Tele Converter: Lensa tambahan yang dipasang di antara lensa asli dan tubuh kamera, yang dapat mengubah lensa normal menjadi tele dan lensa tele menjadi tele panjang. Umumnya kelipatannya dua atau tiga kali jarak fokus lensa asal.
Tele Lens : Lensa tele yang digunakan untuk memperbesar objek yang akan difoto. Lensa ini dapat digunakan untuk memperoleh ruang tajam yang pendek. Khusus untuk pemotretan potret (portrait) penggunaan lensa seperti ini akan menghasilkan perspektif wajah yang mendekati aslinya. Misalnya: lensa 85 mm, lensa 135 mm, lensa 200 mm, dll.
Telephoto Lens : Lensa telefoto, lensa yang mempunyai fokus panjang. Pembuatan bayangan (image) pada lensa telefoto lebih pendek bila dibandingkan dengan lensa lain.
Telephoto Medium : Telefoto menengah, jenis lensa telefoto yang mempunyai panjang antara 75 – 135 mm.
Test Strip : Suatu cara untuk mendapatkan hasil cetakan yang baik (normal) yang dilakukan dengan cara membuat pencahayaan bertingkat pada saat mencetak sebelum mencetak sesungguhnya.
Tilt Head: Kemampuan kepala lampu-kilat untuk dapat diputar. Fungsinya untuk mendapatkan efek pencahayaan yang lembut dengan cara memantulkan terlebih dahulu cahaya yang keluar dari lampu-kilat. Kuatnya cahaya yang jatuh ke objek sangat bergantung pada permukaan pemantul, warna dan jaraknya.
Timer Switch : Mengukur waktu yang akan memutuskan aliran listrik pada akhir hitungan yang telah ditentukan.
Top Light :Cahaya (dari) atas. Cahaya yang berasal dari atas objek. Biasanya digunakan untuk menerangi bagian atas kepala model yang akan difoto. Arah cahaya juga dapat menampilkan detail benda.
Transparan: Tembus pandang ialah permukaan suatu benda yang tidak menghambat pandangan untuk melihat benda di belakangnya. Kaca dan plastik misalnya bersifat tembus pandang.
Translusen: Tembus sinar. Namun kita tidak biasa melihat benda yang berada di belakang benda yang translusen tersebut. Misalnya kaca es, kaca buram, kaca susu, plastik suram, dsb.
Transparancy : Transparan, gambar tembus, slide atau film positif.
Tripod : Kaki-tiga. Suatu alat yang digunakan untuk menyangga kamera yang berbentuk kaki-tiga, yang dapat dipanjangkan dan dipendekkan sesuai keinginan (terbatas). Biasa digunakan untuk membantu mengatasi goyang saat melakukan pemotretan yang menggunakan lensa telefoto, atau yang menggunakan kecepatan rendah sehingga kedudukan kameranya tetap stabil dan pemotretan terhindar dari goyang.
Tripod Socket : Tempat (ulir) untuk tripod. Suatu bagian di kamera, biasanya berlubang dengan ulir di dalamnya, yang berguna untuk tempat memasang tripod atau kaki-tiga kamera.
TTL : Singkatan dari Through the Lens Metering. Sistem pengukuran cahaya melalui lensa. Biasa juga disebut OTF (Off The Film Metering). Kamera harus terisi film untuk mendapatkan pengukuran yang akurat. Atau dengan cara lain yaitu menggantikannya dengan kertas buram yang diletakkan pada jendela lintas film yang harus menutupi seluruh jendela tersebut. Jika tidak maka akan mendapatkan kalkulasi pengukuran yang salah karena sensor di dalam kamera akan membaca pelat hitam penekan film.
Tungsten Film : Film yang khusus diperuntukkan bagi pemotretan yang dilakukan dengan cahaya buatan dengan lampu biasa atau photo-flood, namun juga tetap dapat dipakai untuk pemotretan di bawah cahaya alami.
Twin Lens Reflex : Refleks Lensa Kembar. Kamera yang mempunyai dua lensa. Satu lensa berfungsi untuk menangkap objek yang dipantulkan oleh cermin melalui jendela pembidik, satu lensa berfungsi untuk menangkap objek untuk diteruskan ke film. Menggunakan jenis kamera seperti ini harus ekstra hati-hati karena sering terjadi kesalahan yang disebut paralaks pada pemotretan jarak dekat.
Vario Focal Lens : Lensa zoom. Lensa yang mempunyai panjang focus yang dapat diubah-ubah atau dapat bergeser. Misalnya: lensa 20-35 mm, lensa 35-70 mm, lensa 80-200 mm, dsb.
Vario Lens : Lensa vario atau sering disebut sebagai lensa zoom. Yaitu sebuah lensa yang memiliki jangkauan panjang focus yang bervariasi atau dapat diubah-ubah. Dengan demikian memudahkan pemotret memilih berbagai ruang pandang hanya dengan menarik-ulur lensa atau memutarnya.
Vertical Grip : Alat pelepas rana untuk pengambilan gambar secara vertikal tanpa harus memutar tangan.
View Camera : Kamera yang menggunakan film format besar dan digunakan untuk keperluan pemotretan yang memerlukan detail tajam pada pencetakan hasil foto yang besar-besar umumnya digunakan di dalam studio untuk pemotretan still life karena dapat menyempurnakan perspektif serta menambah ruang tajam. Detail gambar dapat ditampilkan secara sempurna.
View Finder : Jendela bidik. Bagian dari kamera yang berfungsi sebagai tempat mata melihat bayangan benda yang akan diabadikan.
Waist Level Finder : Pembidik sebatas pinggang.
Warm Tone : Bernada warna hangat. Suatu warna yang terasakan tidak terlampau menyilaukan mata, atau berwarna ke arah cokelat gelap ke arah hitam pekat.
Watt/Second (W/S): Satuan daya pada lampu kilat studio yang dibedakan dengan lampu kilat portable yang menggunakan GN. Tidak ada rumusan relevansi antara W/S dan GN, tapi 100 W/S hampir sebanding dengan GN = 30.
Wide Angle Lens: Lensa sudut lebar, misalnya lensa 20 mm atau 24 mm. Jenis lensa dengan tubuh pendek yang biasa digunakan untuk memotret sebuah panorama luas atau untuk pemotretan sejumlah besar orang. Lensa ini menampakkan gambar yang lebih kecil.
Wide Shot : Pemotretan dengan sudut pandang lebar. Biasanya merupakan satu jepretan panjang diawal suatu sekuen. Tujuannya untuk mengarahkan penonton pada adegan berikutnya pada gambar hidup (movie).
Wireless Ttl: Sistem pengukuran lewat lensa tanpa melalui kabel.
Worm Eye : Pandangan cacing. Berarti memotret dari sudut pandang permukaan tanah. Hasilnya adalah rekaman foto dengan kesan tinggi yang ekstrim, hasil gambarnya pun unik karena sudut pandang seperti itu.
Zone Syste : Suatu cara untuk menghasilkan foto dengan tingkat kontras yang dimulai dari nada hitam pekat hingga nada warna putih sekali.
Zoom Lens : Lensa zoom. Jenis lensa yang memiliki elemen yang mampu bergerak hingga membuat panjang fokal bervariasi. Panjang focus dapat diganti-ganti dengan memendekkan atau mengulur tabung lensa.
Zoom-Blur : Kekaburan gambar yang disebabkan oleh gerakan zoom pada waktu melepas rana kamera.
Zooming Ring : Gelang batas rentang vario pada lensa zoom

Dibawah ini beberapa singkatan mengenai photographer:

APS : Advanced Photo System
DIL : Drop in Loading
CID : Cartridge Identification number
FID : Film strip Identification number
USC : Uniform Sigma Crystal/kristal sigma seragam
Kristal sigma : Butir-butir perak halida
AFS : Auto Focus Silent Wave Motor
AFD : Auto Focus Distance Information
DIR : Development Inhibitor Releaser
SPD : Silicon Photo Diode
LCD : Liquid Crystal Display
LED : Light Emitting Diode, lampu
ISO/ASA : Derajat sensitivitas film
ISO : International Standart Organization
ASA : American Standart Association
DIN : Deutsche Industry Norm
NiMH : Nikel Metal Hydride
NiCd : Nikel Cadmium
DRAM : Data Random Acces Memory
RISC : Reduce Intruction Set Computer
CCD : Charge Couple Device (pada kamera digital)
CPL : Circular Polarizing
USM : Ultrasonic motor
ESP : Elektro-Selective Pattern (Sistem pengkuran cahaya otomatik, di saat kondisi kesenjangan kecerahannya sangat besar
SLR : single Lens Reflek, kamera lensa tunggal yang menggunakan cermin dan prisma
TLR : Twin lens Refleks, kamera yang menggunakan dua lensa , satu untuk melihat, lainnya utnuk meneruskan cahaya ke film
Lens Mount : Dudukan lensa
MF : Manual Fokus
AF : Auto Fokus
Fps : Frame per second:, satuan kecepatan pengambilan gambar dalam gambar perdetik
DOF : Depth of Field;ruang tajam, merupakan jarak, dimana gambar masih terlihat tajam/focus, beragntung pada: difragma, panjang
lensa dan jarak objek
GN : Guide number; kekuatan cahaya blitz merupakan perkalian antara jarak (dalam meter atau feet) dan diafragma
AR Range : Tingkat terang cahaya dimana system aotufocus masih dapat bekerja, dalam satuan
EVEV : Exposure Value; kekuatan cahaya. Sample, EV=0 kekuatan cahaya pada difragma f/1,0 kecepatan 1 detik
Exposure mode : Modus pencahayaan, pada umumnya ada 4 tipe: manual, Aperture priority, Shutter priority dan Programed (auto)
Aperture : Diafragma
Lens Hood : Tudung lensa
Aperture priority : Prioritas pengaturan pada diafragma, kecepatan rana otomatis
Shutter : Rana
Shutter Priority : Prioritas pengaturan pada kecepatan rana, diafragma otomatis
Exposure compensation :Kompensasi pencahayaan, membuat alternatif pencahayaan dari normal menjadi lebih atau kurang
Flash Exposure Compensation : Kompensasi pencahayaan